Krusial.com – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan edukatif dan positif bagi para residen yang sedang menjalani program rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Instalasi Rehabilitasi Napza RSJ Aceh, Jumat (26/6/2026).
Peringatan HANI tahun ini dikemas dalam berbagai aktivitas interaktif yang bertujuan membangun semangat, memperkuat motivasi, serta mendukung proses pemulihan para residen agar dapat kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta sebagai upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus menumbuhkan energi positif. Suasana kemudian semakin semarak melalui berbagai hiburan dan sesi ice breaking yang dirancang untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan optimisme para residen selama menjalani rehabilitasi.
Selain kegiatan rekreatif, RSJ Aceh juga menghadirkan seminar edukasi yang menghadirkan narasumber dari Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK).
Dalam seminar tersebut, para dokter muda memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental setelah menjalani rehabilitasi, sekaligus membekali peserta dengan pengetahuan yang dapat mendukung proses pemulihan secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran manajemen RSJ Aceh, pejabat struktural, tenaga kesehatan, staf Instalasi Rehabilitasi Napza, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Manajemen RSJ Aceh melalui Bidang Keperawatan memberikan motivasi kepada seluruh residen agar menjadikan momentum Hari Anti Narkotika Internasional sebagai titik awal untuk bangkit dari ketergantungan narkotika dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
Perwakilan Manajemen RSJ Aceh, Azizurrahman, S.Kep., MM, mengajak para residen untuk mensyukuri kesempatan mengikuti program rehabilitasi serta terus berupaya menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Manusia yang terbaik bukanlah manusia yang tidak pernah berbuat salah, karena tidak ada manusia yang sempurna. Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Kami berharap setelah menyelesaikan program rehabilitasi ini, teman-teman dapat kembali ke masyarakat dan menjadi pribadi yang bermanfaat. Untuk bisa menyayangi orang lain, kita harus terlebih dahulu mampu menyayangi diri sendiri,” ujar Azizurrahman.
Ia berharap seluruh residen dapat menyelesaikan proses rehabilitasi dengan baik, pulih sepenuhnya, serta mampu kembali menjalani kehidupan yang produktif tanpa ketergantungan terhadap narkotika.
Seluruh rangkaian kegiatan HANI 2026 di RSJ Aceh ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan antara manajemen, tenaga kesehatan, serta para residen yang sedang menjalani proses pemulihan.
Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, RSJ Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya rehabilitasi penyalahguna narkotika melalui pendekatan kesehatan, edukasi, dan pendampingan yang berkelanjutan.***
Tinggalkan Balasan