Krusial | Lumajang — Kabupaten Lumajang terus memperkuat sinergi tiga pilar utama dalam penyelenggaraan statistik sektoral guna meningkatkan capaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2025.
Ketiga pilar tersebut meliputi Dinas Kominfo, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Dinas Kominfo berperan sebagai walidata yang bertanggung jawab atas pengelolaan data sektoral, memastikan validitas serta keterpaduan informasi yang digunakan dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan daerah.
Sementara itu, Bappeda berperan sebagai koordinator Forum Satu Data, yang mengarahkan pemanfaatan data guna mendukung pembangunan daerah secara efektif. Adapun BPS bertugas sebagai pembina data, memberikan pendampingan teknis untuk meningkatkan kualitas statistik sektoral.
“Kolaborasi yang harmonis antara ketiga pilar ini akan menjadi kunci utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Lumajang. Data yang akurat dan berkualitas akan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, serta mendukung kebijakan berbasis data,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang Mustaqim saat dikonfirmasi, Rabu (19/3/2025),
Mustaqim juga menyampaikan, bahwa sebagai bagian dari implementasi Peraturan BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang EPSS, evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan (maturity level) penyelenggaraan statistik sektoral di instansi pemerintah daerah.
Lanjut dia, hasil evaluasi tersebut akan menjadi tolok ukur pencapaian reformasi birokrasi nasional, dengan fokus pada tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis data.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi antarinstansi yang solid, Kabupaten Lumajang optimistis dapat meningkatkan capaian dalam EPSS 2025 serta memperkuat perannya dalam mewujudkan Satu Data Indonesia yang berkualitas.***
source: Infopublik
Tinggalkan Balasan