Krusial | Aceh Selatan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan (Pemkab) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Aspek Kegiatan Unggulan Daerah dan Bimbingan Teknis Aplikasi Puja Indah (Pusat Jejaring Inovasi Daerah), di Aula BAPPEDA Lantai III, pada Senin, 04 Maret 2024.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP, di wakili oleh Pj Sekda Ilham Sahputra, S.STP, M.Si dalam sambutannya mengatakan, salah kunci utama kemajuan daerah yang juga dibutuhkan dalam mewujudkan reformasi birokrasi adalah kemampuan untuk berinovasi dan menciptakan kreativitas, serta meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Setiap daerah sudah seharusnya terus melahirkan inovasi untuk menciptakan layanan yang optimal dan efisien bagi masyakarat. saat ini kita berada pada era dimana seluruh komponen pemerintah daerah dituntut untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan layanan yang terbaik kepada publik,” kata Pj Sekda Ilham Sahputra.
Undang – undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah telah menjelaskan bahwa inovasi merupakan bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.
Ilham mengatakan, dalam mencapai tujuan tersebut, sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.
Secara khusus, melalui peraturan menteri dalam negeri nomor 4 tahun 2023 tentang penjabat gubernur, penjabat bupati, dan penjabat wali kota, dijelaskan bawah kementerian dalam negeri akan melaksanakan evaluasi kinerja atas pelaksanaan tugas penjabat kepala daerah, yang meliputi aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan secara berkala.
“Salah satu poin penting yang menjadi indikator evaluasi adalah penerapan dan pengembangan inovasi daerah, sehingga dapat melahirkan berbagai inovasi baru yang bermanfaat bagi optimalisasi layanan publik,” katanya.
Lebih lanjut, melalui kegiatan sosialisasi aspek unggulan daerah dan bimbingan teknis aplikasi pusat jejaring inovasi daerah (puja indah) pada hari ini, diharapkan akan mendorong peningkatan indeks inovasi daerah kabupaten Aceh Selatan.
Kegiatan ini juga akan memberikan gambaran terkait penilaian indeks inovasi daerah terutama indikator dan data dukung yang telah dan akan dilaksanakan oleh masing – masing SKPK.
“Untuk itu, kepada seluruh peserta sosialisasi diharapkan agar dapat mengikuti kegiatan dengan serius, sehingga nantinya dapat melahirkan komitmen bersama yang disertai perubahan pola pikir serta motivasi yang kuat untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan secara terus menerus dalam rangka peningkatan pelayanan publik khususnya di kabupaten Aceh Selatan,” ujarnya.
Sementara itu, dalam laporan Ketua panitia Cut Dini Haryuni, SSTP, MPA kabid litbang bappeda mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah berangkat daerah dalam Kabupaten Aceh Selatan dapat menentukan kegiatan unggulan daerah dan akan dimasukkan ke dalam program dan kegiatan pada rencana kerja Perangkat daerah(RENJA-PD) tahun 2025, dan terlaksananya bintik aplikasi Puja indah bagi admin perangkat daerah
“Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 tahun 20023 tentang pejabat Gubernur, pejabat bupati, dan pejabat Walikota maka Kementerian Dalam Negeri akan melaksanakan evaluasi kinerja atas pelaksanaan tugas pejabat kepala daerah yang meliputi aspek pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan secara berkala,” kata Cut Dini Haryuni, SSTP, MPA.
Oleh karena itu, kata Cut Dini , Bappeda kabupaten Aceh Selatan selaku sekretaris tim pembuatan laporan bertanggung jawab pejabat bupati Aceh Selatan berinisiatif melaksanakan sosialisasi aspek kegiatan keunggulan daerah guna menemukan dan menentukan kegiatan unggulan yang dapat diciptakan.
“Inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan urusan pemerintah dan menjadi kewenangan pemerintah daerah dalam rangka menerapkan inovasi SPBE ( sistem pemerintahan berbasis elektronik) dengan platform pusat jejaringan inovasi daerah Puja Indah,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri; Kepala SKPK, Narasumber dari BUKAN Kemendagri RI, Kepala OPD dalam Kabupaten Aceh Selatan dan Admin opd aplikasi Puja indah.***
Baca dan cari artikel, berita serta konten lainnya di Google News
Tinggalkan Balasan