Krusial.com — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Tgk Rasyidin, menyebut sekretariat sebagai urat nadi organisasi politik. Menurutnya, kualitas administrasi, pengelolaan data, serta pelayanan internal menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas kerja partai di lapangan.

Hal itu disampaikan Rasyidin saat membuka Pelatihan Administrasi dan Kesekretariatan Partai Aceh, Jumat, 2 Oktober 2026, di Portola Grand Arabia Hotel, Banda Aceh.

“Sekretariat partai adalah urat nadi dari sebuah organisasi politik. Tanpa administrasi yang rapi, manajemen data yang akurat, serta pelayanan internal yang solid, pergerakan politik Partai Aceh di lapangan tidak akan berjalan dengan optimal,” kata Rasyidin.

Pelatihan tersebut diikuti jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh se-Aceh dan berlangsung selama tiga hari, 2-4 Oktober 2026.

Rasyidin mengatakan, fungsi sekretariat tidak sebatas menangani surat-menyurat. Menurut dia, sekretariat merupakan pusat administrasi organisasi yang berperan memastikan berbagai kebijakan strategis partai dapat dijalankan secara cepat, tepat, dan akuntabel.

Ia menilai tantangan politik ke depan semakin kompleks, terutama seiring perkembangan teknologi digital. Kondisi tersebut menuntut organisasi politik untuk mampu bekerja lebih cepat, adaptif, dan efisien.

“Partai dituntut untuk terus bertransformasi menjadi organisasi modern,” ujarnya.

Karena itu, kata Rasyidin, modernisasi organisasi harus dimulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para pengurus yang bekerja di tingkat sekretariat.

Menurutnya, pelatihan administrasi dan kesekretariatan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam menjalankan fungsi administratif serta mendukung kebutuhan organisasi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai sejumlah aspek administrasi organisasi. Materi antara lain mencakup pengelolaan keuangan partai, penyusunan naskah dan surat-menyurat, manajemen data, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung administrasi.

Rasyidin meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Ia berharap materi yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di sekretariat masing-masing.

“Manfaatkan momentum ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Ingatlah bahwa kontribusi saudara di balik layar adalah fondasi utama dari setiap kemenangan pertempuran politik yang kita hadapi di luar sana,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan sekretariat menjadi semakin penting dalam menghadapi agenda politik ke depan. Pelatihan tersebut, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kapasitas organisasi dan sumber daya manusia Partai Aceh menghadapi tantangan politik mendatang.***