Krusial.com — Gelaran akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Aceh Selatan ke-XXXVI Tahun 2025 resmi berakhir pada Jumat malam, 12 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dipusatkan di dua kecamatan, yakni Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji, dan sukses menyedot perhatian serta antusiasme ribuan masyarakat dari berbagai pelosok Aceh Selatan.

Perhelatan MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangkitkan semangat mencintai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Semarak bazar Islami, pawai ta’aruf, serta lomba-lomba keagamaan lainnya turut menyemarakkan suasana selama kegiatan berlangsung.

Salah satu tokoh masyarakat Aceh Selatan, Sofrial Toha, SE, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya pelaksanaan MTQ ke-36 tersebut. “Kami sangat bersyukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Labuhanhaji Raya yang telah bekerja keras sehingga MTQ tahun ini berlangsung lancar dan meriah. Tidak ada kendala berarti, meskipun cuaca sempat menjadi tantangan tersendiri. Di tengah musim kemarau, hujan dan angin kencang justru hadir, namun tidak menyurutkan semangat seluruh peserta maupun masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sofrial Toha menyoroti pelayanan terhadap para peserta dari berbagai kecamatan yang dinilai sangat memuaskan. Tidak ada keluhan terkait akomodasi maupun konsumsi selama pelaksanaan MTQ. “Ini menunjukkan bahwa semangat melayani tamu dan memuliakan para pejuang Al-Qur’an telah menjadi budaya masyarakat kita. Ini nilai positif yang harus terus dijaga dan diwariskan,” tambahnya.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman para juara dari berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Tahfidz, Tafsir, Fahmil Qur’an, hingga Khattil Qur’an. Suasana haru dan bangga menyelimuti para pemenang serta pendukungnya. Adapun salah satu kecamatan berhasil tampil sebagai Juara Umum MTQ Kabupaten Aceh Selatan ke-XXXVI, yang disambut gegap gempita masyarakatnya.

“Kepada para juara, kami ucapkan selamat dan semoga sukses melanjutkan perjuangan di tingkat Provinsi Aceh. Kami doakan agar mereka mampu membawa harum nama Aceh Selatan dan mengangkat martabat daerah ini sebagai wilayah yang terus menghidupkan syiar Islam,” ujar Sofrial penuh semangat.

Tak hanya soal lomba, MTQ kali ini juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal. UMKM, pedagang kecil, serta pengrajin turut merasakan berkahnya dengan meningkatnya transaksi selama event berlangsung. Penginapan, transportasi lokal, hingga jasa makanan juga menunjukkan geliat ekonomi masyarakat yang hidup beriringan dengan kegiatan keagamaan.

Banyak pihak berharap kesuksesan MTQ ini menjadi pemicu semangat baru bagi generasi muda Aceh Selatan untuk lebih mencintai Al-Qur’an, mempelajarinya secara mendalam, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “MTQ ini bukan akhir, tapi awal dari semangat baru dalam membumikan Al-Qur’an. Mari kita jadikan setiap huruf yang dibaca dan dihafal sebagai cahaya perubahan bagi daerah kita,” tutup Sofrial Toha penuh harap.

Acara Penutupan MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Selatan yang ke-XXXVI Tahun 2025 di Kecamatan Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji ditutup oleh Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE, mewakili Bupati Aceh Selatan, dan dihadiri juga oleh Forkompinda dan Kepala SKPK serta Para Camat se-Aceh Selatan.

Dewan Hakim MTQ didampingi Ustad H. Fuadi membaca keputusan Dewan Hakim, hasilnya: Juara Umum diraih Kecamatan Tapaktuan, Juara Umum II Labuhanhaji, Juara III Meukek, Juara IV Samadua, Juara V Kluet Selatan, Juara VI Labuhanhaji Barat, Juara VII Kecamatan Sawang, Juara VIII Labuhan Haji Timur, Juara IX Kluet Utara, dan Juara X diraih Kecamatan Kluet Timur.***