Krusial.com — Majelis Pengurus Daerah (MPD) Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Aceh Selatan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan sebagai langkah membangun sinergi dan kolaborasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam mendorong inovasi, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan tata kelola pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ketua Umum MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan, Ir. T. Irwansyah, ST, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Karena itu, diperlukan keterlibatan dan kolaborasi berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan dan kalangan intelektual, untuk mendukung program-program strategis pemerintah di sektor pendidikan.
“Pemuda ICMI hadir bukan sekadar sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kami siap berkontribusi melalui gagasan, pemikiran, dan program kolaboratif yang dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan di Aceh Selatan,” kata Irwansyah.
Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga kualitas pembelajaran, penguatan karakter, literasi digital, serta kemampuan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan, M. Najur, S.Pd., M.Pd, menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi inisiatif MPD Pemuda ICMI dalam membangun komunikasi serta membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan dan keterlibatan banyak pihak. Sinergi antara pemerintah, akademisi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang semakin berkualitas, kepada Krusial. Com, Jumat (02/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas rencana pengembangan aplikasi Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPSB) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan. Inisiatif ini diarahkan untuk mendukung proses penerimaan peserta didik yang lebih tertata melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Pengembangan aplikasi SPSB diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya transformasi digital layanan pendidikan, sekaligus mendorong proses penerimaan siswa yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.
MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan menyatakan kesiapan untuk mendukung gagasan tersebut melalui kontribusi pemikiran, jejaring akademisi, serta potensi kolaborasi dalam penguatan literasi digital dan inovasi pendidikan.
Silaturahmi ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal semata, melainkan menjadi awal dari kerja sama konkret dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan.
Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi dan kolaborasi, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi Aceh Selatan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.***
Tinggalkan Balasan