Krusial.com — Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat di wilayah Kluet Raya, Aceh, kembali terlihat nyata. Tiga kecamatan, yaitu Kluet Utara, Kluet Selatan, dan Kluet Timur, bersatu mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Bantuan tersebut berupa hasil penggalangan dana dan sumbangan sukarela dari masyarakat berbagai gampong. Mulai dari aparatur gampong, tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu rumah tangga, semuanya turut berkontribusi berupa beras, mie instan, minyak goreng, air mineral, pakaian layak pakai, selimut, hingga dana tunai.

Sejak banjir merendam ribuan rumah warga di Aceh Tamiang, masyarakat Kluet Raya merasa terpanggil untuk meringankan beban saudara mereka. Posko pengumpulan bantuan didirikan di sejumlah titik, dan warga dengan sigap menyumbang secara sukarela.

Camat Kluet Utara, Alman Paluti, SSTP., M.Ec.Dev, menegaskan bahwa aksi ini murni lahir dari solidaritas antarwarga Aceh. “Meskipun Kluet Raya sering hadapi ancaman bencana, semangat berbagi tak pernah pudar saat daerah lain tertimpa musibah. Masyarakat datang sendiri ke posko, ada yang sumbang sedikit, ada yang banyak, semuanya kami salurkan,” ujarnya di Kutacane, Senin (15/12/2025).

Camat Kluet Selatan, H. Teuku Muzhar, SE.MM, menambahkan bahwa penggalangan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. “Ini bukan hanya soal bantuan materi, tapi juga mempererat persaudaraan antarwilayah di Aceh,” katanya.

Sementara Camat Kluet Timur, Sairuman, SIP, menekankan transparansi proses. “Kami antar langsung agar bantuan tepat sasaran. Semoga meringankan penderitaan korban,” imbuhnya.

Rombongan bantuan diangkut menggunakan truk dan diserahkan ke posko penanggulangan bencana di Aceh Tamiang. Pelepasan dilakukan secara sederhana di halaman Kantor Camat Kluet Utara, dihadiri ketiga camat, muspika, ulama Teuku Muhibbul Tibri sebagai pimpinan Ponpes Himmatul Amal, serta tokoh masyarakat dan relawan.

Koordinator rombongan, Tgk. Edy Tagwa, berharap aksi ini jadi bukti kuatnya nilai gotong royong di Aceh. “Di saat bencana tak kenal batas wilayah, solidaritas jadi kekuatan utama untuk bangkit bersama,” tuturnya.

Masyarakat Kluet Raya juga mendoakan ketabahan bagi korban serta harap pemerintah percepat penanganan pascabanjir, termasuk pemulihan infrastruktur dan kebutuhan dasar.***