Krusial.com — Program makanan bergizi gratis Presiden Prabowo melalui Dapur Bergizi di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, kembali menjadi sorotan. Pada Senin (1/9/2025), menu yang disajikan untuk anak-anak PAUD dan TK berupa bakso, kentang goreng, bakwan, sambal, seiris timun, dan satu buah jeruk.
Namun, sejumlah orang tua menilai sajian tersebut tidak sesuai dengan standar makanan sehat bagi anak usia dini.
“Anak saya tidak bisa makan karena sambalnya pedas. Seharusnya untuk anak PAUD tidak ada sambal. Selain itu, baksonya seperti bakso siap saji yang dibeli di supermarket, bukan olahan segar dari Dapur Bergizi,” ujar salah seorang wali murid yang identitasnya dirahasiakan.
Ia juga menambahkan bahwa penyedia tidak boleh hanya memikirkan keuntungan.
“Program ini kan untuk anak-anak. Jangan sampai terlalu banyak mengambil untung hingga kualitas gizi dikorbankan,” tegasnya.
Dilansir dari Kupas.co pada Kamis (4/9/2025), Kepala Dapur sekaligus SPPI, Heri, mengklaim bahwa menu sudah sesuai arahan ahli gizi.
“Untuk anak SD, TK, dan PAUD, menunya kentang, bakwan, bakso, sambal, mentimun, dan jeruk. Sedangkan untuk SMP, SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui ada tambahan tempe goreng,” ujarnya.
Sementara itu, ahli gizi Pasie Raja, Al Putri Nadya, menegaskan bahwa penggunaan sambal tidak menyalahi aturan.
“Boleh memakai sambal karena banyak dapur lain juga menggunakan. Sambalnya tidak pedas, bahkan ada dapur lain yang menggunakan sambal hijau,” jelasnya.

Padahal, menurut Juknis Badan Gizi Nasional, standar makanan untuk PAUD/TK/RA wajib mencakup: satu sumber karbohidrat, satu protein hewani, 0,25 protein nabati, 0,5 porsi sayur, satu buah, satu sumber lemak, serta susu minimal tiga kali seminggu. Aturan tambahan juga menegaskan bahwa bumbu pedas tidak diperbolehkan, makanan harus bervariasi, dan dilarang mengandalkan produk olahan siap saji.
Sorotan ini menunjukkan perlunya pengawasan ketat agar program makanan bergizi gratis benar-benar berpihak pada anak, bukan sekadar menjadi proyek yang menguntungkan penyedia.***
Tinggalkan Balasan