Krusial.com — Mahasiswa Prodi Pendidikan UIN Arraniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat Saweu Sikula sebagai pembelajaran praktik dari mata kuliah Workshop Pembelajaran Matematika Unit 02. Dipimpin oleh dosen pengampu, Ibu Susanti, S.Pd.I., M.Pd., kegiatan ini berlangsung pada tanggal 19 November 2025 di MTs Swasta Lam Ujong dengan melibatkan 30 orang siswa yang sangat antusias yang terbagi dalam dua kelas. Selain itu, mata kuliah ini melibatkan beberapa dosen untuk menentukan alat peraga yang diperlukan sekolah, seperti Ibu Khusnul Safrina M.Pd. dan Ibu Darwani, M.Pd. Mahasiswa juga menerima bimbingan dari Asisten Laboratorium prodi Pendidikan Matematika, seperti Shaheb Alkiram, Nur Ersa Randini dan Muhammad Asyraf.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan alat peraga pembelajaran matematika. Tahun ini, kegiatan tersebut menampilkan empat alat peraga yang unik, yaitu Menara Hanoi untuk memahami dan mengidentifikasi pola bilangan, Pattern Blok untuk mengeksplorasi konsep himpunan, Lompat Kodok untuk menemukan pola-pola barisan secara inkuiri dan Pembuktian Bangun Datar untuk menentukan luas bangun datar.

Sausan Salsabila, ketua panitia kegiatan, menekankan bahwa Kegiatan Saweu Sikula memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik. “Melalui praktik mengajar secara langsung dengan menggunakan alat peraga dan menyampaikan materi matematika seperti deret aritmatika, himpunan, dan relasi, mahasiswa memperoleh pengalaman

pedagogis yang nyata. Selain meningkatkan kemampuan akademik, kegiatan ini juga membentuk karakter, khususnya dalam hal kesabaran, kedisiplinan, dan profesionalitas. Dengan demikian, Saweu Sikula berfungsi sebagai sarana pelatihan keterampilan mengajar sekaligus pembentukan etika dan sikap profesional guru.” ujarnya.

Kegiatan ini disambut dengan baik oleh para siswa dan pendidik di MTs Swasta Lam Ujong. Rosnauli Lubis,S.Pd, seorang guru matematika di sekolah tersebut, mengatakan, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran di sekolah. Guru merasa sangat senang karena metode pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan Saweu Sikula dinilai dapat memberikan manfaat bagi guru maupun siswa. Secara khusus, guru matematika merasa terbantu dengan adanya alat peraga yang disumbangkan, karena alat tersebut dapat mendukung pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa. “Dengan demikian, kegiatan ini dianggap memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas proses belajar mengajar di sekolah. kegiatan ini dianggap memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas proses belajar mengajar di sekolah,” katanya.

Bapak Syamsul Bahri, Kepala Sekolah di MTs Lam Ujong, menyoroti pentingnya program ini dalam meningkatkan motivasi. “jumlah siswa di MTs Lam Ujong tergolong sedikit, dengan rata-rata kurang dari 20 siswa dalam satu kelas. kegiatan seperti Saweu Sikula sangat bermanfaat dan mendukung proses pembelajaran bagi siswa di sekolah tersebut. Kehadiran program ini dianggap mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kualitas pembelajaran secara keseluruhan,” ujarnya.

Para siswa juga mengungkapkan antusiasme mereka terhadap program ini. Habibi, seorang siswa kelas 9, berbagi kegembiraannya, dengan mengatakan, “Kami sangat senang dengan adanya kegiatan Saweu Sikula karena melalui kegiatan ini kami bisa belajar dan mencoba langsung alat peraga. Kami juga dapat menggunakan alat peraga serta mengajarkan berbagai materi matematika, seperti deret aritmatika, himpunan, relasi, dan materi lainnya.

Melalui program Saweu Sikula, Program Pendidikan Matematika UIN Ar-Raniry Banda Aceh menunjukkan kembali komitmennya untuk menjembatani pengetahuan akademis kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian ini dan menumbuhkan pengalaman pendidikan yang bermakna bagi para siswa dan pendidik.

Penulis: Ahmad Farhan