Krusial.com — Ketua DPW JASA Bireuen, Mauliadi Sulaiman, mengimbau seluruh masyarakat Aceh agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya menjelang peringatan 21 tahun MoU Helsinki.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang peringatan perdamaian Aceh yang akan berlangsung pada 15 Agustus 2026.
Mauliadi mengatakan masyarakat harus lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial. Ia mengingatkan agar setiap informasi terlebih dahulu diverifikasi sebelum disebarluaskan kepada orang lain.
“Jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan setiap informasi yang diterima telah terverifikasi sebelum dibagikan kepada orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam menyaring informasi menjadi salah satu kunci untuk menjaga stabilitas keamanan serta mencegah munculnya konflik akibat penyebaran informasi yang menyesatkan.
Mauliadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi mewujudkan Aceh yang aman, damai, dan harmonis menjelang peringatan 21 tahun MoU Helsinki.***
Tinggalkan Balasan