Krusial | Surabaya — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di hari ke lima momen idulfitri 1446 H memantau arus mudik libur lebaran di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Jalan A Yani Surabaya, Kamis (3/4).

Terpantau Plt Sekretaris Dinas Perhubungan Jawa Timur Joko Pitoyo, ikut mendampingi Emil memeriksa evaluasi arus mudik melalui Jatim Transportation Control Center (JTCC).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pihaknya mengaku memantau CCTV yang terbagi pada empat bidang yakni lalu lintas, angkutan jalan, pelabuhan, dan bandar udara.

“Di sini kita bisa lihat kalau semuanya terpantau dengan menggunakan CCTV. Kita memantau peningkatan aktivitas dan kesibukan di terminal, pelabuhan, stasiun kereta, dan juga di jalur darat. Kita juga bisa langsung tahu jika ada jalan provinsi yang perlintasannya perlu dibenahi. Jadi bagus sekali,” Katanya kepada awak media Jumat (4/4/2025).

Puncak lalu lintas kendaraan menurut keterangan Emil akan terjadi di H+2 lebaran atau 1 April 2025 dengan jumlah mencapai 573.405 kendaraan. Namun, jika dibandingkan dengan tahun lalu, H-7 hingga H+2 untuk lalu lintas kendaraan antara angkutan lebaran turun 14,74 persen atau 4.260.480 dari yang sebelumnya 4.997.316.

“Sementara itu, puncak penumpang angkutan bus terjadi di H-2 atau 29 Maret 2025 sebesar 187.580 penumpang,” tuturnya.

Tahun ini, menurut Emil pemudik yang menggunakan bus turun 4,07 persen dari 2024. Berbeda dengan moda kereta api, puncak penumpang terjadi pada H2 atau 1 April 2025 sebesar 179.645 penumpang, di mana ini naik menjadi 1.389.178 penumpang atau 5,47 persen dari tahun lalu.

“Kalau untuk penumpang angkutan laut, puncak mudik terjadi di H-7 atau 24 Maret kemarin. Akumulasi dari H-10 ke H2 mencapai 119.105 penumpang. Untuk udara, akumulasi penerbangan mencapai 3.361 flights, puncaknya di H-3 lebaran,” ungkapnya.

Wagub Emil menghimbau bahwa pemerintah harus tetap fokus menyambut arus, dibutuhkan kesiapsiagaan dan sinergitas dari semua orang yang terlibat.

“Hari ini memang terlihat sepi, tapi diprediksi nanti sore sudah mulai ada pemudik yang berdatangan, sekarang teman-teman akan fokus mengawal proses arus balik, seperti penyeberangan laut,” tutupnya. (Prayitno)