Krusial | Aceh Selatan – Ruas jalan nasional rute Tapaktuan-Subulussalam dan Medan, tepatnya di Gunung Lhok Rukam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh sering terjadi longsor ketika hujan. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Ruas jalan nasional di Lhok Rukam Tapaktuan sudah berulang kali terjadi longsor, namun sampai saat ini pihak Pemerintah Aceh belum melakukan tindakan apapun. Kalau dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan serius, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan pengguna jalan,” kata Asrul (42) warga yang sedang melintasi jalan tersebut , pada Jum’at, 08 Maret 2024.
Menurut Asrul, kondisi memprihatinkan itu terlihat jelas di lokasi terjadi longsor. Selain mengganggu arus lalu lintas lintas Tapaktuan-Subulussalam dan Sumatera Utara ketika longsor, pada titik tanah longsor tersebut terdapat material batu berukuran besar dan kecil.
“Apa bila batu-batu itu ikut terbawa longsor, maka dikhawatirkan menimpa pengguna jalan yang melintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Prediksi lain, sewaktu-waktu, material batu akan menutupi ruas jalan yang sempit dan bertikungan, apabila tidak segera ditangani,” papar Asrul.
Atas penilaian dan pertimbangan ini, tambah sumber, kami meminta perhatian dan tindakan pemerintah Aceh sesegera mungkin untuk menangani kawsan longsor sebelum jatuh korban
“Kami menyadari dan sangat mengetahui, ruas jalan nasional bukanlah menjadi tanggungjawab pemerintah kabupaten/kota tetapi seutuhnya menjadi kewenangan dan kebijakan pemerintah provinsi atau pusat, minimal turun tangan membangun tanggul pengaman atau Solusi lain,” pungkasnya.***
Baca dan cari artikel, berita serta konten lainnya di Google News
Tinggalkan Balasan