Krusial | Blangpidie – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Barat Daya, pada tingkat petani dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan dan saat ini sudah menyentuh pada kisaran Rp 1.980/Kg – Rp 2.000/kg.

Nandar salah seorang agen pengumpul TBS kelapa sawit di Abdya, Sabtu (09/03/2024) menjelaskan, harga TBS yang terjadi kenaikan sejak sepekan terakhir dari Rp 1950/kg menjadi Rp 1.980/kg hingga Rp 2.000/kg masih tetap bertahan.

“Alhamdulillah sampai memasuki hari meugang harga sawit masih tetap bertahan dan belum ada gejala akan terjadi penurunan. Karena harga beli di dua pabrik kelapa sawit (PKS) di Abdya belum ada informasi akan terjadi penurunan harga. Ya, kita agen tetap beli dengan harga tinggi,” katanya.

Diakui Nandar, produksi TBS dalam beberapa bulan terakhir di Abdya memang mengalami penurunan alias trek. Merosotnya produksi sawit belakangan ini tidak lepas dari pengaruh cuaca ekstrem.

“Dugaan kami treknya produksi sawit belakangan ini, karena pengaruh perubahan cuaca ekstrem. Maka membuat lambatnya terjadi proses pembungaan di tanaman kelapa sawit,” ungkap Nandar.

Dilansir dari Antarannews, sejak berdirinya dua pabrik kelapa sawit (PKS) di Abdya yaitu, PT Mon Jambee yang berlokasi di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot dan PT Samira yang berlokasi di Gampong Lama Muda, Kecamatan Kuala Batee, membuat petani sawit daerah setempat merasa lega, karena tidak ada lagi permainan harga sawit menjelang hari-hari besar.

“Sejak berdirinya dua pabrik sawit milik pengusaha pribumi, harga sawit kami disini tidak terjadi lagi permainan. Biasanya tiba-tiba menjelang hari meugang atau hari raya harga sawit langsung anjlok.

Tapi sekarang tidak ada lagi. Kami sangat mendukung dengan hadirnya pengusaha pribumi mendirikan pabrik disini.

“Pengusaha pribumi itu memiliki rasa peka terhadap nasib suku dan bangsanya. Pemerintah daerah kami minta perlu memberi dukungan penuh dan sekaligus memproteksi pengusaha pribumi yang menanam modalnya di Abdya,” pinta, Nasir seorang tokoh masyarakat Abdya.***

Baca dan cari artikel, berita serta konten lainnya di Google News