Krusial | Surabaya — Langkah tegas di ambil oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia mewanti-wanti seluruh ASN Pemprov Jatim untuk segera mengoptimalkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) demi meningkatkan pelayanan publik. Pihaknya menegaskan, AI bukan pilihan, tapi keniscayaan zaman.

“AI harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat dan memperkuat kualitas layanan pemerintah,” tegas Khofifah saat acara di Kota Batu, Senin (28/4/2025).

Khofifah mengingatkan, ASN harus cerdas dan bijak memakai AI, termasuk menjaga etika, keamanan data, dan ketahanan sosial. Ia juga meminta semangat perubahan pasca Jatim Retret 2025 tidak menguap begitu saja.

“Jadikan ini momentum perubahan total tata kelola pemerintahan. Kita harus siap wujudkan Indonesia Emas 2045!” seru Khofifah.

Pembekalan bagi kepala dinas hingga kepala biro itu digelar untuk menyamakan langkah strategis, termasuk soal adaptasi AI di semua lini layanan publik. (Prayitno)