Krusial | Aceh Barat — Longsor terjadi di Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, pada Minggu (23/2/2025). Sebanyak delapan unit rumah terancam longsor akibat erosi arus sungai. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, erosi terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Hal ini disebabkan oleh air sungai Krueng Woyla yang mengalir dengan deras dan terus meningkat volume airnya, sehingga dapat mengikis tebing yang berdekatan dengan rumah warga.
“Delapan rumah warga di Desa Meutulang mengalami kerusakan akibat erosi pada tebing sungai. Dari delapan rumah tersebut, terdapat delapan Kartu Keluarga (KK) serta 42 jiwa yang mengalami dampak longsor akibat erosi air sungai,” ujar Ronal Nehdiansyah.
Ronal menjelaskan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat sudah berada di lokasi dan sedang melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut. “Hasil dari amatan Tim TRC, bencana ini disebabkan oleh tanah daratan bagian bawah pinggir sungai yang mengalami pengikisan, sehingga terjadi erosi kurang lebih tiga meter tanah daratan yang menjadi amblas. Prediksinya, erosi tersebut dapat mencapai 20 cm hingga satu meter,” sebut Ronal.
Ronal juga menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan berbagai tindakan untuk pencegahan erosi di masa depan. “Kami akan bekerja sama dengan PUPR Aceh Barat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.***
Tinggalkan Balasan