Krusial.com — Dewan Pengurus Pusat Generasi Milenial Indonesia (DPP GMI) mengajak seluruh elemen generasi milenial di Indonesia untuk serentak mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan, kesatuan, dan perjuangan bangsa Indonesia dalam menjaga jasa para pahlawan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Ajakan ini muncul sebagai respons atas fenomena maraknya penggunaan bendera asing, seperti One Piece, dalam berbagai aksi dan kegiatan pemuda.
Ketua Umum DPP GMI, Albar, menegaskan bahwa gerakan Generasi Milenial Indonesia memiliki jati diri dan sejarah perjuangan yang lekat dengan warna Merah Putih, bukan sekadar simbol yang lahir dari budaya asing. “Gerakan Generasi Milenial Indonesia tumbuh dari semangat perjuangan dan kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa. Bendera Merah Putih adalah simbol perjuangan dan persatuan kita, bukan bendera asing yang tidak memiliki akar sejarah dengan pergerakan mahasiswa dan pemuda di negeri ini,” ujar Albar pada Sabtu (2/8/2025).
Menurut Albar, penggunaan simbol asing dalam pergerakan generasi milenial berpotensi mengaburkan identitas perjuangan nasional. DPP GMI memandang penting untuk menjaga marwah dan karakter gerakan perlawanan generasi milenial dan pemuda agar tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan. “Indonesia memiliki sejarah panjang perlawanan terhadap penjajahan, di mana generasi milenial dan pemuda selalu menjadi bagian penting dalam mengawal perubahan. Mengibarkan bendera asing dalam konteks perjuangan mahasiswa dan milenial selain tidak relevan, juga dapat melemahkan spirit nasionalisme yang seharusnya kita rawat,” tambahnya.
Albar menyerukan agar pada momentum kemerdekaan nanti, generasi milenial di seluruh Indonesia mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan penegasan bahwa generasi milenial Indonesia berdiri teguh di bawah satu bendera. “Mari tunjukkan bahwa identitas kita adalah Indonesia. Satu warna, satu semangat, satu perjuangan – Merah Putih di dada, Merah Putih di setiap aksi,” ujarnya.
Dengan seruan ini, DPP GMI berharap gerakan Generasi Milenial Indonesia kembali fokus pada isu-isu kebangsaan dan kepentingan rakyat, serta menjauhkan diri dari penggunaan simbol yang tidak mencerminkan nilai perjuangan milenial dan pemuda Indonesia.***
Tinggalkan Balasan