Krusial.com — FPSI dan BEM Politeknik Aceh Selatan menegaskan keberpihakan nyata kepada masyarakat dengan turun langsung menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak bencana di kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (7/12/2025).

Aksi sosial ini menjadi wujud kehadiran pemuda dan mahasiswa di tengah situasi darurat, saat akses kehidupan terganggu dan aktivitas masyarakat lumpuh akibat bencana.

Kolaborasi lintas organisasi ini bukan sekadar respons spontan, melainkan cerminan tanggung jawab sosial yang dijalankan secara sadar. Bantuan disalurkan ke empat titik lokasi terdampak dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keterbatasan akses, sebagai upaya memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Ketua DPW FPSI Politeknik Aceh Selatan, Boby Repaldi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata pemuda sawit dalam menjawab persoalan kemanusiaan. Ia mengakui belum seluruh wilayah terdampak dapat dijangkau karena lumpuhnya akses menuju beberapa titik di Bireuen, sehingga penyaluran bantuan harus disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Presiden Mahasiswa Politeknik Aceh Selatan, M. Habil, menilai sinergi FPSI dan BEM sebagai bukti bahwa mahasiswa mampu bergerak bersama dalam menghadirkan aksi kemanusiaan yang konkret, tidak berhenti pada wacana.

Menurutnya, keterlibatan langsung mahasiswa adalah bagian dari tanggung jawab moral terhadap masyarakat.

Bagi para relawan, aksi sosial ini menjadi ruang pembelajaran penting dalam menumbuhkan kepekaan sosial, empati, dan solidaritas di tengah situasi bencana. Keterlibatan langsung di lapangan memperkuat kesadaran bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menjembatani kepedulian dan kebutuhan masyarakat.

Ke depan, DPW FPSI dan BEM Politeknik Aceh Selatan berkomitmen menjadikan aksi kemanusiaan ini sebagai langkah awal yang berkelanjutan.

Kedua organisasi berharap semangat solidaritas sosial terus menguat dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama hadir dan saling menguatkan di tengah bencana.***