Krusial.com — Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Sekolah Rakyat Terintegrasi 10 Aceh Selatan Tahun Ajaran 2025/2026 di SKB Labuhanhaji, Aceh Selatan, pada Senin (18/8/2025).
Sekolah ini hadir sebagai bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui program Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).
“Program sekolah rakyat adalah strategi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menghentikan siklus kemiskinan antar generasi yang selama ini sering terjadi,” kata Bupati Mirwan.
Jumlah peserta didik baru yang mengikuti pembukaan MPLS SRMP dan SRMA 10 Aceh Selatan tahap I adalah 75 siswa/siswi, terdiri dari 50 siswa tingkat SRMP dan 25 siswa tingkat SRMA.
Data menunjukkan bahwa saat ini angka anak yang tidak bersekolah di Indonesia masih sangat tinggi. Kehadiran sekolah rakyat akan membuka akses yang luas serta menjamin kesempatan memperoleh pendidikan bermutu bagi anak-anak kita yang berasal dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem, serta mengintervensi akar kemiskinan secara sistemik.
“Saya, atas nama pribadi dan pemerintah daerah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial, yang telah mempercayakan pelaksanaan program sekolah rakyat di Kabupaten Aceh Selatan,” ungkapnya.
Dengan usaha maksimal, saat ini untuk sekolah rakyat masih tersisa 42 titik audiensi, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bersama seluruh unsur terkait siap menyukseskan program ini dengan berpegang teguh pada tiga prinsip dasar sekolah rakyat, yaitu memuliakan atau memberikan penghargaan terhadap anak kurang mampu, menjangkau mereka yang selama ini tidak mendapatkan akses pendidikan, serta memberdayakan mereka dengan keterampilan dan karakter yang kuat.
Keseriusan kami sebagai Bupati dalam memperjuangkan kehadiran sekolah rakyat di Aceh Selatan adalah wujud keberpihakan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini juga sebagai bukti janji kami untuk memberikan akses pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat Aceh Selatan.
Untuk itu, hendaknya kepala SKPK, camat, dan seluruh unsur terkait benar-benar serius dalam mengawal pelaksanaan program sekolah rakyat ini agar dapat berjalan dengan optimal dan mencapai tujuan yang kita harapkan bersama.
“Teristimewa kepada anak-anak kami yang menjadi bagian dari program sekolah rakyat, pergunakanlah kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Bagi anak-anak kami, masih banyak saudara kita yang membutuhkan peluang emas ini. Belajarlah sungguh-sungguh. Insya Allah, apa yang ananda cita-citakan akan dapat tercapai. Aamiin,” pesan Bupati Mirwan.***
Tinggalkan Balasan