Krusial.com — Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, Ruslan M. Daud (HRD), secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Aceh Selatan. Acara tersebut berlangsung khidmat di Aula Dinas Pariwisata Aceh Selatan pada Kamis (16/4/2026) malam.

Dalam pidato sambutannya, pria yang akrab disapa HRD ini mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Aceh Selatan. Ia menegaskan kesiapannya untuk membawa perubahan signifikan bagi daerah tersebut melalui jalur legislatif di tingkat pusat.

“Aceh Selatan adalah kampung halaman saya; orang tua saya berasal dari sini. Jika Allah mengizinkan, kami siap melakukan terobosan dengan memperjuangkan anggaran APBN masuk ke Aceh Selatan demi menyukseskan berbagai program pembangunan daerah,” ujar Ruslan M. Daud.

Instruksi Kader dan Sinergi Pemerintah

HRD juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader, khususnya para anggota DPRK dan DPRA dari fraksi PKB. Ia menekankan agar PKB konsisten mendukung program serta visi-misi Bupati Aceh Selatan (Pasangan Manis) demi kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, peluang anggaran dari pusat harus dimanfaatkan secara maksimal. “Kami berkomitmen mendorong dan mengawal kehadiran APBN. Selain itu, saya ingatkan seluruh kader untuk tetap menjaga kedekatan dengan ulama, dayah, dan santri. Karena sejatinya, PKB lahir dari rahim para ulama,” tambahnya.

Target Politik “Hijaukan” Aceh Selatan

Pelaksanaan Muscab di Aceh Selatan ini merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi maraton PKB di 23 kabupaten/kota se-Aceh, di mana 16 kabupaten telah berhasil melaksanakan agenda tersebut.

HRD berharap pemimpin yang terpilih nantinya adalah kader terbaik yang mampu membawa kejayaan bagi partai. “Target kita jelas, PKB harus mampu ‘menghijaukan’ Aceh Selatan dan siap meraih kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada pemilu mendatang,” tegasnya.

Dukungan untuk HRD

Ketua DPC PKB Aceh Selatan, Hernanda Taher, menyambut hangat kehadiran dan arahan Ketua DPW. Ia menilai terpilihnya HRD sebagai nakhoda PKB Aceh merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Aceh Selatan.

“Mari kita jadikan sosok HRD sebagai jembatan dan motivasi bagi kita semua. Kami juga mendoakan agar ke depan HRD dapat mengabdi lebih luas sebagai Gubernur Aceh,” kata Hernanda.

Hernanda juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara kerja politik partai dengan agenda pembangunan daerah. Ia meminta seluruh pengurus hingga tingkat ranting dan desa untuk menjaga ritme politik yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Semoga melalui Muscab ini, lahir pemimpin baru yang inovatif, mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, serta terampil membuka akses program dari luar daerah demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.***