Krusial | Malang — Satuan Reserse Narkoba Polres Malang berhasil meringkus pembuat dan pengedar minuman keras (miras) jenis arak Trobas yang berasal dari Kecamatan Bantur. Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat-alat pengolahan dan 260 liter Trobas siap edar.

Menurut Wakapolres Malang, Kompol Bayu Halim Nugroho, bahwa pembuat miras Trobas tersebut adalah Hendro (55), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, sementara pengedarnya adalah Suhari (44), warga Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa Suhari memperoleh miras tersebut dari Hendro untuk diedarkan di wilayah sekitar.Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari warga yang merasa resah dengan peredaran miras berbahaya di lingkungan mereka.

“kami berhasil mengamankan sebanyak 260 liter miras Trobas, ini hasil pengembangan dan penemuan yang kami dapatkan di rumah produksi,” ungkap Bayu kepada awak media.

Menurutnya, barang bukti yang diamankan berupa miras yang masih berada dalam jerigen besar dan telah dikemas dalam ukuran satu liter. Polisi menyebutkan bahwa para pelaku memanfaatkan keuntungan besar dari penjualan miras tersebut.

“Jika dijual dalam jerigen, mereka keuntungan sekitar Rp50.000 per jerigen. Namun, jika dijual dalam botol, keuntungan yang didapatkan mencapai Rp600.000 dari penjualan 20 botol,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Malang, AKP Yussi Purwanto, mengungkapkan bahwa Hendro mengaku belajar meracik dan mengolah Trobas dari salah satu rekannya. Dalam sebulan, Hendro mampu memproduksi lima jerigen atau sekitar 100 liter miras.

“Hendro adalah pemasok utama miras Trobas kepada Suhari. Setelah itu, Suhari mengemasnya dan menambah air putih untuk mengurangi kadar alkohol yang tinggi,” kata yussi kepada krusial (16/3/2025)

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran miras ilegal yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan. (Prayitno)