Krusial.com — Kejaksaan Negeri Banda Aceh resmi memiliki pimpinan baru setelah dilaksanakannya serah terima jabatan dan pengambilan sumpah Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh di Aula Serbaguna Kejaksaan Tinggi Aceh, Kamis (7/5/2026).
Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Yudi Triadi, dan berlangsung khidmat serta tertib.
Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia tertanggal 13 April 2026.
Dalam keputusan tersebut, Suhendri yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh mendapat promosi sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
Sementara itu, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh kini diemban Bobbi Sandri yang sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat A Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Muhammad Kadafi, mengatakan pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan dalam bidang penegakan hukum serta pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Dengan dilantiknya Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh yang baru, diharapkan dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan dalam bidang penegakan hukum, pelayanan hukum kepada masyarakat, serta menjaga profesionalisme dan integritas institusi Adhyaksa di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Banda Aceh,” ujar Muhammad Kadafi dalam siaran pers yang diterima media ini.
Pihak Kejaksaan Negeri Banda Aceh juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Suhendri selama memimpin institusi tersebut.
Keluarga besar Kejaksaan Negeri Banda Aceh turut mengucapkan selamat atas jabatan baru yang diemban Suhendri di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
Dalam kesempatan itu, Bobbi Sandri menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan kinerja Kejaksaan Negeri Banda Aceh dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta pelayanan prima kepada masyarakat.
Ia juga berharap seluruh jajaran dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, para asisten, Kepala Kejaksaan Negeri se-Aceh, koordinator, pejabat struktural, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Aceh dan wilayah di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh.***
Tinggalkan Balasan