Krusial.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku pada 15 hingga 17 April 2026.
Berdasarkan rilis resmi BMKG tertanggal 15 April 2026, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) masih terpantau aktif secara spasial di wilayah Aceh. Selain itu, terdapat belokan angin dan konvergensi yang turut memengaruhi kondisi atmosfer di daerah tersebut.
BMKG juga mencatat suhu muka laut di perairan barat dan timur Aceh yang relatif hangat, sehingga meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air di atmosfer. Kondisi ini dinilai berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.
“Belokan angin dan konvergensi terpantau di wilayah Aceh. Selain itu, hangatnya suhu muka laut juga meningkatkan potensi penguapan yang mendukung pembentukan awan hujan,” tulis prakirawan BMKG dalam keterangannya.
Pada 15 April 2026, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.
Memasuki Kamis, 16 April 2026, potensi hujan masih terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Nagan Raya, dan Simeulue.
Sementara itu, pada 17 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Subulussalam, Nagan Raya, Pidie, dan Pidie Jaya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari akibat pemanasan intens pada siang hari.
“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya saat berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor,” demikian imbauan BMKG.
Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.
Tinggalkan Balasan