Krusial.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Partai Aceh (PA), H. Hendri Muliana, menyalurkan seratus paket sembako untuk warga terdampak banjir di sejumlah posko di Aceh Barat. Selain itu, puluhan paket bantuan juga disalurkan ke dua kecamatan di Kabupaten Nagan Raya.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh tim koordinator sejak Jumat, 28 November hingga Senin, 1 Desember 2025, dengan bergerak dari satu titik ke titik lainnya guna memastikan seluruh bantuan tiba tepat sasaran, terutama bagi kelompok warga rentan yang sangat membutuhkan dukungan di tengah bencana.

Hendri Muliana mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat musibah besar melanda. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak parah.
“Alhamdulillah, bantuan sembako kepada warga telah tersalurkan. Ini juga bagian dari upaya kami menambah kuota bantuan yang sudah didistribusikan sebelum atau setelahnya,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRA itu.
Sebagai anggota DPRA dari Dapil 10, Hendri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menunjukkan solidaritas serta membantu korban banjir.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong sangat penting dalam membantu warga menghadapi situasi sulit.
“Melalui gerakan peduli ini, kita berharap bantuan dalam berbagai bentuk terus mengalir dengan cepat dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan pokok warga terdampak dapat terpenuhi,” ujar Hendri.
Di Aceh Barat, penyaluran dipimpin Teuku Muhammad Nur alias Ampon Nur bersama rekannya, Candra Putra (Angga). Bantuan berupa sembako, beras 15 kilogram per sak, telur ayam, dan mie instan, disalurkan ke lima posko di Desa Blang Beurandang, dua posko di Desa Leuhan, serta posko di Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan.
Bantuan juga didistribusikan ke Posko Desa Pasi Mesjid dan Posko UTD di Kecamatan Meureubo, hingga Posko Desa Keulambah, Kecamatan Woyla.
Sementara di Nagan Raya, penyaluran dilakukan oleh koordinator Teuku Zamzami atau Abu, di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dan Tripa Makmur. Di posko Desa Daru Makmur dan Tripa, tim menyalurkan 25 sak beras, 20 dus mie instan, 18 kilogram minyak goreng, serta satu kotak sarden.
Menuju ke Beutong Ateuh Banggalang, tim harus menumpangi boat mesin untuk memastikan bantuan sembako itu tiba di lokasi terisolir lantaran jembatan Beutong Ateuh penghubung lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah putus total setelah diterjang banjir.
Sebagaimana diketahui, Aceh Barat dan Nagan Raya merupakan dua wilayah paling parah terdampak banjir besar yang melanda Aceh. Bencana dahsyat pada Rabu (26/11/2025) itu merendam puluhan desa di kedua kabupaten.
Sehari setelah banjir, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menetapkan status tanggap darurat bencana untuk seluruh Aceh, mengingat kerusakan luas pada infrastruktur jalan, rumah warga, dan fasilitas umum.
Hingga kini, bantuan sembako terus mengalir ke wilayah terdampak, baik selama banjir masih berlangsung maupun setelah air mulai surut. Dengan hadirnya berbagai bantuan, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dan kondisi kesehatan warga tetap terjaga. ***
Tinggalkan Balasan