Krusial.com – PT Bank Aceh Syariah (BAS) resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Simpang Balik Baru yang berlokasi di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Senin (8/6/2026).
Peresmian kantor baru tersebut dihadiri Direktur Kepatuhan Bank Aceh Syariah, Numairi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para nasabah.
Dalam sambutannya, Numairi mengatakan bahwa kehadiran KCP Simpang Balik Baru merupakan bagian dari komitmen Bank Aceh Syariah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan nasabah.
“Ini bukan hanya berpindah bangunan, tetapi menjadi rumah pelayanan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan nasabah setia Bank Aceh mendapatkan layanan yang semakin baik dan nyaman. Jangan sampai ada keluhan terkait pelayanan, karena kehadiran kantor ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Wih Pesam dan sekitarnya,” ujar Numairi.
Ia menjelaskan, perjalanan Bank Aceh di Kabupaten Bener Meriah dimulai pada tahun 2007 yang saat itu masih berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Takengon. Setahun kemudian, Bank Aceh berhasil membentuk kantor cabang sendiri di Kabupaten Bener Meriah.
Menurutnya, hingga saat ini Bank Aceh telah memiliki lima Kantor Cabang Pembantu yang tersebar di sejumlah wilayah sebagai upaya memperluas akses layanan perbankan kepada masyarakat.
Numairi juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan Bank Aceh terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Selain itu, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan berbagai persyaratan untuk menuju status bank devisa.
“Kami siap berkontribusi dalam membangun dan membangkitkan perekonomian masyarakat Bener Meriah. Kehadiran Bank Aceh harus mampu menjadi mitra bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengembangkan ekonomi daerah,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, menyambut baik peresmian KCP Simpang Balik Baru dan berharap keberadaan Bank Aceh semakin memperkuat sektor ekonomi masyarakat.
Menurutnya, perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami berharap Bank Aceh dapat terus mendukung sektor UMKM dan pelaku usaha lokal. Peran perbankan sangat sentral dalam membangkitkan ekonomi masyarakat, terutama setelah berbagai tantangan yang dihadapi pascabencana yang terjadi pada akhir November 2025 lalu,” ujar Riswandika.
Ia menilai peningkatan kualitas layanan perbankan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam kemudahan akses permodalan, transaksi keuangan, serta layanan perbankan lainnya.
“Bank Aceh diharapkan terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Bener Meriah serta menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.
Peresmian KCP Simpang Balik Baru menjadi bagian dari langkah strategis Bank Aceh Syariah dalam memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kenyamanan nasabah, serta memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah di Provinsi Aceh.
Tinggalkan Balasan