Krusial.com – Baitul Mal Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Breuh Seujumpet“ sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang sedang berduka. Peluncuran program tersebut dilaksanakan di Masjid Baitul Aminin Gampong Seuriget, Jumat (26/6/2026).
Program ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang ditimpa musibah meninggal dunia melalui penyaluran bantuan beras secara langsung ke rumah duka.
Ketua Baitul Mal Gampong Seuriget, Tgk. Misbahuddin, S.Ag, mengatakan program “Breuh Seujumpet” merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat dalam meringankan beban keluarga yang sedang berduka.
Menurutnya, filosofi nama “Breuh Seujumpet” diambil dari kearifan lokal yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“Prioritas utama kami adalah membantu meringankan beban keluarga yang ditimpa musibah meninggal dunia. Bantuan beras ini merupakan bentuk empati antarwarga. Kami ingin masyarakat hidup dalam semangat persaudaraan, di mana ketika satu warga mengalami musibah, maka seluruh warga turut merasakan duka tersebut,” ujar Tgk. Misbahuddin.
Melalui program tersebut, setiap keluarga yang mengalami musibah akan menerima bantuan sebanyak 30 kilogram beras atau setara dua karung beras masing-masing 15 kilogram.
Ia menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk kehadiran Baitul Mal di tengah masyarakat saat menghadapi masa-masa sulit.
“Program Breuh Seujumpet bukan sekadar bantuan sosial biasa, tetapi menjadi simbol hadirnya Baitul Mal Gampong Seuriget di tengah kesulitan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga yang mengalami musibah memperoleh haknya berupa santunan beras,” katanya.
Donasi Dikumpulkan Secara Gotong Royong
Untuk menjaga keberlangsungan program, Baitul Mal Gampong Seuriget menerapkan sistem gotong royong melalui pengumpulan donasi rutin dari masyarakat.
Setiap kepala keluarga yang tergabung dalam program tersebut diimbau menyumbangkan minimal satu muk atau takaran kaleng bekas susu kental manis berisi beras setiap bulan.
Donasi tersebut selanjutnya dikelola oleh Baitul Mal sebagai persediaan bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Selain mengandalkan partisipasi masyarakat, Baitul Mal juga mengajak para dermawan untuk ikut berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Kami berharap program ini dapat mengetuk hati para dermawan dan seluruh lapisan masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki untuk ikut berpartisipasi melalui infak dan sedekah. Setiap bantuan yang disalurkan akan menjadi amal ibadah dan sedekah jariah bagi para pemberinya,” ujar Tgk. Misbahuddin.
Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, sedekah, dan harta sosial keagamaan lainnya di tingkat gampong, Baitul Mal Gampong Seuriget menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengelolaan dana umat secara bersih, transparan, profesional, dan akuntabel.
Melalui program “Breuh Seujumpet”, diharapkan semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Gampong Seuriget semakin kuat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.***
Tinggalkan Balasan