Krusial | Meulaboh – Menjelang pergantian tahun atau natal dan tahun baru (Nataru), harga sejumlah bahan pokok jenis sembako di Pasar Bina Usaha (PBU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, belum normal.
Pedagang sembako, Aidil mengatakan, bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng curah dan gula pasir curah di tahun 2023 ini dijual dengan harga bervariasi setiap bulannya sejak Oktober 2023 lalu.
“Sebelum Oktober 2023, harga sembako normal dan sejak bulan itu pula harga sembako mulai naik dengan jumlah harga berbeda-beda,” kata Aidil, di Meulaboh, Kamis 21 Desember 2023.
Dia menjelaskan, adapun harga sembako di dua bulan terakhir, tepatnya bulan Oktober dan November 2023, yaitu beras medium 1 sak isi 15 Kg Rp203 ribu, beras premium 1 sak isi 15 Kg Rp225 ribu, telur satu sangkak Rp52 ribu, minyak goreng curah per liter Rp14 ribu, gula pasir curah per Kg Rp15 ribu.
Namun, tepat pada Desember 2023 ini, beberapa harga sembako tersebut sudah sedikit menurun, seperti beras medium 1 sak isi 15 Kg Rp190 ribu, beras premium 1 sak isi 15 Kg Rp220 ribu, telur satu sangkak Rp49 ribu, minyak goreng curah per liter Rp13 ribu.
“Ada satu sembako naik beruntun setiap bulannya, yaitu gula pasir curah per Kg Rp18 ribu di bulan Desember ini. Kemudian, meski beberapa sembako tersebut sudah turun, tapi menurut saya belum masuk ke kategori harga yang normal,” ujarnya.
“Bagi kami pedagang dan masyarakat, harga jual sembako yang normal sangat penting diutamakan. Sebab, dengan harga normal itu, dagangan kami tidak sepi pembeli seperti apa yang kami rasakan hari ini, masyarakat juga sayang terpaksa membeli beras eceran,” sambungnya.
Aidil meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar dapat berupaya mencari berbagai solusi untuk menurunkan harga bahan pokok jenis sembako ini seperti sediakala, baik secara nasional pun regional Aceh.
“Berbicara ekonomi, sudah sepantasnya pemerintah pusat dan pemerintah daerah mencari solusi terbaik, supaya masyarakat merasakan kesejahteraan yang sebenar-benarnya,” pinta Aidil.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Aceh Barat, Fauzi membenarkan harga jual bahan pokok jenis sembako di kabupaten setempat mengalami naik turunnya harga.
“Benar, tetapi harga naik turun itu serentak secara nasional, bukan hanya di daerah kita. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sendiri, sudah melakukan berbagai upaya dalam meringankan beban masyarakat, seperti operasi pasar murah di seluruh kecamatan yang ada,” ucapnya.***
Tinggalkan Balasan