Krusial.com — Volume perdagangan Stellar naik 297% dalam 24 jam, dan tokennya melonjak 10% dalam periode yang sama. Adapun katalis utama kenaikkan ini dikarenakan Stellar baru saja merilis kandidat versi Stellar Core v23.0.0rc2.

Versi terbaru memperkenalkan peningkatan kinerja utama, termasuk eksekusi paralel untuk kontrak pintar Soroban, cache antar-buku besar yang dapat digunakan kembali, dan dukungan Merkle Tree, yang bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi pengembang.

Salah satu tambahan utama dalam pembaruan ini adalah integrasi Unified Asset Events (CAP-67) yang meningkatkan kemampuan untuk memantau aliran token di seluruh kontrak pintar dan jenis akun yang kompleks.

Dukungan tambahan datang dari integrasi stablecoin PYUSD milik PayPal, yang akan memanfaatkan jaringan Stellar untuk pengiriman uang murah di lebih dari 170 negara. Aktivitas jaringan juga meningkat pesat, dengan lebih dari 197 juta transaksi pada Juni dan pasokan stablecoin senilai US$667 juta.

Selain itu, institusi seperti Franklin Templeton dan Circle telah menerbitkan aset tokenisasi senilai lebih dari US$500 juta di jaringan Stellar, memperkuat daya tariknya di kalangan pemain besar.

Secara teknikal, harga XLM berhasil menembus tren turun dan kembali ke atas level support US$0,278, dengan target kenaikan berikutnya di sekitar US$0,32 berdasarkan level Fibonacci.

Indikator RSI di 68,35 dan MACD menunjukkan momentum yang menguat. Selain itu, ketidakseimbangan besar antara posisi beli dan jual (long/short imbalance) mencapai 6.253%, yang memicu likuidasi posisi short senilai US$160.000 yang semakin mempercepat kenaikan harga.

***Disclaimer Alert. Not Financial Advice. Do Your Own Research.