Krusial.com — Solana menjadi altcoin terpopuler merugi pekan ini, Kamis (25/9/2025) setelah jatuh lebih dari 16% dalam sepekan. Bahkan crypto terbesar ke-6 tersebut tercatat telah merosot 19,53% dari rekor tertingginya pada level US$256 yang dicapai pada November 2024.
Solana mengalami kinerja yang lebih lemah dibandingkan crypto besar lainnya seperti Bitcoin, Ethereum, dan XRP, karena sifatnya yang lebih rentan terhadap tekanan jual saat investor mulai deleverage dan ambil untung.
Menurut data dari CoinGlass, terjadi likuidasi pasar senilai lebih dari US$315 juta dalam 24 jam terakhir, dan aset yang memiliki leverage tinggi serta likuiditas rendah seperti Solana terkena dampak paling besar.
Solana sendiri mencatat likuidasi sebesar US$21,60 juta, sementara Ethereum dan Bitcoin masing-masing US$100,51 juta dan US$56,96 juta.
Penurunan harga Solana juga dipengaruhi oleh reaksi pasar terhadap berita pembelian besar dari Forward Industries dan DeFi Development Corp., yang sudah diumumkan sebelum transaksi terjadi, sehingga memicu pola “buy the rumor, sell the news”.
Akibat koreksi ini, komunitas Myriad menjadi ragu terhadap token tersebut bisa mencetak harga tertinggi baru di akhir tahun, dengan peluang saat ini hanya sekitar 50%, turun dari sebelumnya 65%.***
Disclaimer: Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan. Setiap orang diimbau melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar cryptocurrency.
Tinggalkan Balasan