Krusial.com — Harga BNB kembali mengukir sejarah dengan menembus level tertinggi US$995, Kamis (18/09). Lonjakan ini hanya berselisih tipis dari harga saat ini yang berada di kisaran US$993 atau naik 3,75% dalam 24 jam terakhir.
Namun, kabar baik bagi investor jangka panjang ini justru menjadi bencana bagi para trader short. Salah satunya trader ini, yang tercatat merugi setelah posisinya di BNB/USDT di platform Binance terlikuidasi senilai US$2,46 juta atau setara Rp40 miliar, melansir Coinglass.
Kejadian serupa juga dialami lebih dari 114 ribu trader dilikuidasi dengan total kerugian mencapai US$415,13 juta. Adapun, volatilitas besar ini dipicu oleh pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang mengumumkan penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 4%–4,25%.
Kebijakan itu memicu euforia pasar crypto karena biaya pinjaman menjadi lebih murah, sehingga modal mengalir deras ke aset berisiko. Tidak heran, BNB pun ikut terdorong menembus rekor baru dan memicu gelombang kerugian besar bagi pihak yang bertaruh harga akan turun.
Disclaimer: Konten ini bukan merupakan nasihat keuangan. Setiap orang diimbau melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar cryptocurrency.
Tinggalkan Balasan