Krusial.com – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, memimpin langsung razia gabungan di sejumlah kafe kawasan Desa Ujong Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (17/7/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah pasangan nonmurim sedang berduaan di dalam kafe.

Razia melibatkan personel Kodim 0105/Aceh Barat, Yonif 116, Denpom IM/2 Meulaboh, Polres Aceh Barat, Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Tarmizi mengatakan, operasi tersebut menyasar kafe dan warung yang selama ini diduga menjadi lokasi praktik khalwat. Selain melakukan pemeriksaan, tim juga memerintahkan pemilik usaha membongkar pondok-pondok tertutup yang minim penerangan karena dinilai berpotensi disalahgunakan.

“Kami memberikan peringatan keras. Jika saat kami kembali kondisi ini tidak berubah, maka tempat usaha tersebut akan kami segel,” kata Tarmizi.

Ia mengungkapkan, selama ini WH rutin melakukan patroli tiga hingga empat kali dalam sepekan di kawasan tersebut. Namun, kali ini pemerintah daerah turun langsung untuk memastikan penertiban berjalan lebih tegas.

Menurut Tarmizi, kawasan Ujong Karang ke depan akan ditata menjadi destinasi wisata kuliner yang lebih terbuka, tertib, dan ramah bagi masyarakat. Desain kawasan akan diperbaiki, termasuk penambahan lampu penerangan agar tidak lagi menjadi tempat yang rawan disalahgunakan.

Selain mengamankan pasangan nonmuhrim untuk diproses dan dibina oleh WH, pemerintah juga mengingatkan seluruh pelaku usaha agar tidak menyediakan fasilitas yang berpotensi mendukung pelanggaran syariat Islam.

“Kami sedang serius menertibkan berbagai persoalan sosial di Aceh Barat, termasuk gelandangan dan pengemis serta tempat-tempat yang menyediakan fasilitas bagi pelaku maksiat. Ini peringatan keras karena yang turun langsung malam ini adalah bupati,” tegasnya. ***