Krusial.com – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBEN) FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan Postgraduate Student Seminar Series sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan perkembangan penelitian tesis mereka.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ujian S2 FKIP USK, Rabu (17/6/2026), menghadirkan berbagai topik penelitian yang relevan dengan perkembangan pembelajaran Bahasa Inggris, pemanfaatan teknologi digital, linguistik, serta pengembangan literasi akademik.

Presenter pertama, Maulidya Ihda Islami, memaparkan penelitian tentang pengaruh penggunaan movie-based instruction dengan subtitle Bahasa Inggris. Penelitian tersebut menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan membandingkan kelompok mahasiswa yang belajar menggunakan subtitle Bahasa Inggris dan kelompok yang belajar tanpa subtitle.

“Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penggunaan film dengan subtitle Bahasa Inggris dapat membantu mahasiswa memahami makna tersirat dalam materi listening,” ujar Maulidya.

Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran listening yang lebih efektif melalui pemanfaatan film sebagai media pembelajaran.

Presenter kedua, Regifiani Wulandari, mempresentasikan penelitian mengenai tantangan yang dihadapi siswa EFL dalam memahami dan menggunakan Academic Word List (AWL). Menurutnya, penguasaan kosakata akademik memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan membaca dan menulis akademik siswa.

“Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi siswa kelas XI SMA dalam memahami, mengingat, dan menggunakan kosakata akademik,” ungkap Regifiani.

Ia menambahkan, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kosakata di sekolah.

Selanjutnya, Fajri Ardian mengangkat topik mengenai penerapan metode Socratic Seminar dalam pembelajaran Analytical Exposition Text. Penelitian itu berfokus pada upaya meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui diskusi yang interaktif dan berbasis argumentasi.

“Melalui penelitian ini, saya ingin melihat apakah kemampuan berbicara siswa dapat diasah melalui pendekatan Socratic Seminar,” kata Fajri.

Ia berharap metode tersebut dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kritis, serta mendorong siswa lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris.

Sementara itu, Ghasyia MZ memaparkan penelitian tentang penggunaan aplikasi ELSA Speak sebagai sarana pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi. Penelitian tersebut mengeksplorasi pengalaman pengguna dalam memanfaatkan aplikasi tersebut untuk meningkatkan kemampuan berbicara secara mandiri.

“Fokus penelitian ini adalah menggali pengalaman pengguna dalam meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan pengucapan, dan kebiasaan berlatih speaking di luar kelas,” ujar Ghasyia.

Menurutnya, penelitian tersebut juga melihat bagaimana teknologi menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di era digital.

Topik berbeda disampaikan oleh M. Haikal yang mengkaji penggunaan bahasa dalam permainan digital Arknights: Endfield. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL) untuk menganalisis terminologi khusus yang digunakan dalam permainan tersebut.

“Penelitian ini berupaya menjelaskan bagaimana Arknights: Endfield membangun realitas industrinya melalui bahasa,” kata Haikal.

Ia menjelaskan bahwa melalui analisis pola transitivitas dalam teks AIC, penelitian tersebut berupaya memetakan terminologi khusus yang sering membingungkan pemain sekaligus mengungkap kompleksitas bahasa yang digunakan dalam sistem permainan.

Koordinator Prodi MPBEN FKIP USK, Prof. Dr. Iskandar Abdul Samad, mengatakan bahwa Postgraduate Student Seminar Series merupakan agenda akademik rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa sekaligus membangun budaya ilmiah di lingkungan program studi.

“Melalui forum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan perkembangan penelitian mereka, menerima masukan dari dosen dan rekan sejawat, serta memperkuat kemampuan akademik dan penelitian sebelum menyelesaikan tesis,” ujar Prof Iskandar kepada media ini, Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan, seminar berlangsung secara interaktif dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam sesi diskusi. Beragam topik yang dipresentasikan menunjukkan luasnya cakupan penelitian mahasiswa MPBEN FKIP USK dalam merespons perkembangan teknologi, inovasi pembelajaran, serta isu-isu linguistik yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.***