Krusial.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler-84 Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan program pendampingan perancangan kemasan, logo, dan digitalisasi bagi UMKM Emping Melinjo di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (24/7/2026).
Program tersebut bertujuan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan nilai tambah produk melalui penguatan identitas merek, desain kemasan yang lebih menarik, serta pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN Reguler-84 USK yang melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya Program Studi Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), Fakultas Hukum (FH), serta Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik (FT).
Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemberdayaan UMKM sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi desa.
Penanggung jawab program, Miftahul Khoirani Hasibuan, mahasiswi Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik USK, mengatakan pendampingan difokuskan pada pengembangan identitas produk agar lebih menarik, mudah dikenali, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasaran.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan identifikasi kebutuhan UMKM, merancang logo sebagai identitas produk, menyusun desain kemasan yang lebih informatif dan menarik, serta memberikan pendampingan terkait pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran.
Selain itu, pelaku UMKM juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra produk yang kuat agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Pendampingan dilakukan secara langsung melalui diskusi bersama pemilik UMKM Emping Melinjo. Mahasiswa dan pelaku usaha membahas berbagai aspek, mulai dari karakteristik produk, konsep desain kemasan, informasi yang perlu dicantumkan pada label, hingga strategi sederhana memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari pelaku UMKM yang turut memberikan berbagai masukan sesuai kebutuhan usahanya.
“Produk yang berkualitas akan semakin memiliki nilai tambah apabila didukung dengan kemasan yang menarik, identitas merek yang jelas, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Melalui pendampingan ini, kami berharap UMKM Emping Melinjo dapat lebih dikenal oleh masyarakat yang lebih luas,” ujar Miftahul Khoirani Hasibuan.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Reguler-84 USK berharap UMKM Emping Melinjo di Gampong Blang Dalam mampu meningkatkan daya saing produknya, baik dari sisi tampilan maupun strategi pemasaran.
Pendampingan ini juga diharapkan mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usaha sehingga mampu mengikuti perkembangan pasar yang semakin kompetitif.
Dengan hadirnya kemasan yang lebih modern, logo sebagai identitas produk, serta pemanfaatan media digital untuk promosi, produk Emping Melinjo diharapkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, menjangkau pasar yang lebih luas, dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Gampong Blang Dalam.***
Tinggalkan Balasan