Krusial.com – Rencana penegerian Politeknik Aceh Selatan (Poltas) kembali mendapat dukungan dari kalangan mahasiswa. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan segera mengambil langkah konkret untuk memperjuangkan perubahan status Poltas dari perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri.

Salah seorang mahasiswa Poltas, Yusuf, menilai perubahan status tersebut sangat mendesak mengingat pembangunan gedung kampus yang telah dimulai beberapa tahun terakhir membutuhkan kepastian keberlanjutan.

Menurutnya, penegerian Poltas akan menjadi landasan penting dalam mendukung pengembangan institusi, termasuk keberlanjutan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

“Kami melihat pembangunan kampus Politeknik di Kecamatan Samadua sudah berjalan. Namun, kami khawatir jika statusnya masih swasta, keberlanjutan pembangunan tidak memiliki kepastian. Karena itu, kami sangat berharap pemerintah daerah dapat memperjuangkan perubahan status Politeknik Aceh Selatan menjadi perguruan tinggi negeri,” ujar Yusuf, Senin (29/6/2026).

Ia mengungkapkan bahwa aspirasi tersebut sebelumnya telah disampaikan langsung kepada Bupati Aceh Selatan dalam pertemuan silaturahmi usai Idulfitri.

Dalam kesempatan itu, kata Yusuf, mahasiswa meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap masa depan kampus yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Aceh Selatan.

“Kami sudah menyampaikan langsung kepada Bapak Bupati setelah Lebaran lalu. Hari ini kami kembali menyuarakan harapan tersebut agar ada tindak lanjut yang jelas. Kami berharap penegerian Poltas menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah,” katanya.

Yusuf juga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat serta menyiapkan berbagai persyaratan administratif yang dibutuhkan dalam proses penegerian.

“Kami tidak ingin pembangunan yang sudah berjalan menjadi terhambat. Harapan kami, kampus ini terus berkembang, bukan hanya untuk mahasiswa saat ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang,” tuturnya.

Diketahui, Politeknik Aceh Selatan didirikan pada masa pemerintahan Bupati H. Husen Yusuf dan Wakil Bupati Daska Azis melalui jalur independen. Selain Poltas, pada periode yang sama juga berdiri Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di Aceh Selatan.

Mahasiswa berharap upaya penegerian Poltas dapat segera terealisasi sehingga mampu memperkuat kualitas pendidikan tinggi, memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan sumber daya manusia di Aceh Selatan.***