Krusial.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada Senin (10/8/2026) sore hingga malam hari.
Peringatan dini tersebut berlaku mulai pukul 17.06 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 20.27 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima, sebanyak 13 kecamatan di sejumlah kabupaten masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Di Kabupaten Aceh Selatan, wilayah yang masuk dalam peringatan meliputi Kecamatan Babul Rahmah, Darul Hasanah, Trumon, dan Trumon Timur.
Sementara itu, sejumlah wilayah lain di Aceh juga masuk dalam peringatan dini, termasuk Kecamatan Pining dan Serbajadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Kecamatan Sungai Mas di Kabupaten Aceh Barat, serta Kecamatan Tamiang Hulu di Kabupaten Aceh Tamiang.
Adapun beberapa kecamatan lainnya yang tercantum dalam informasi peringatan dini BMKG perlu dicocokkan kembali dengan pembagian wilayah administratif masing-masing sebelum data tersebut dipublikasikan secara lebih rinci.
Waspadai Banjir dan Angin Kencang
BMKG mengingatkan hujan dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan sejumlah dampak, antara lain berkurangnya jarak pandang, angin kencang, serta potensi banjir lokal, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama cuaca ekstrem berlangsung.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir maupun longsor.
Masyarakat Diminta Pantau Informasi Resmi
Peringatan dini tersebut berstatus aktual dengan tingkat urgensi immediate dan tingkat keparahan moderate, yang menunjukkan bahwa kondisi cuaca ekstrem telah atau sedang terjadi di wilayah yang masuk dalam peringatan.
Masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi cuaca, masyarakat dapat memanfaatkan layanan informasi BMKG melalui kanal resmi yang tersedia.***
Tinggalkan Balasan