Krusial.com – Kabar mengejutkan datang dari Partai Nanggroe Aceh (PNA). Salah satu tokoh penting partai tersebut, Abrar Muda, dikabarkan resmi mengundurkan diri dari partai yang didirikan oleh mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.
Keputusan Abrar Muda, yang akrab disapa Tgk Muda, langsung menjadi perhatian publik, khususnya di Aceh Selatan. Pasalnya, ia selama ini dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh dalam perjalanan politik PNA di daerah tersebut.
Mantan Panglima Perang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Lhok Tapaktuan itu dinilai memiliki peran besar dalam mengonsolidasikan kekuatan politik PNA, terutama pada momentum pemilihan kepala daerah maupun pemilihan legislatif.
Pada Pilkada Aceh Selatan 2018, misalnya, Tgk Muda bersama jajaran PNA turut mengantarkan pasangan Azwir–Amran (AZAM) meraih kemenangan.
Sementara pada Pemilu Legislatif 2019, di bawah konsolidasi politik yang dibangunnya, PNA berhasil meraih enam kursi DPRK Aceh Selatan sekaligus menempatkan kadernya sebagai pimpinan DPRK.
Dominasi tersebut berlanjut pada Pemilu 2024, ketika PNA kembali tercatat sebagai salah satu partai pemenang di Aceh Selatan.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai alasan pengunduran diri Abrar Muda maupun langkah politik yang akan ditempuhnya setelah keluar dari PNA.
Keputusan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan pengamat politik. Sebagian mempertanyakan apakah Abrar Muda akan bergabung dengan partai politik lain atau memilih mengakhiri kiprahnya di dunia politik.
Sejauh ini, publik masih menunggu pernyataan resmi dari Abrar Muda terkait arah politiknya ke depan. Mengingat pengaruhnya yang cukup besar dalam dinamika politik Aceh Selatan, setiap langkah yang diambil diperkirakan akan menjadi perhatian menjelang agenda politik berikutnya.***
Tinggalkan Balasan