Krusial.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muchsin, S.Pd.I., M.Pd.I., terus memperkuat silaturahmi dengan lembaga pendidikan dayah di berbagai daerah. Kali ini, Muchsin mengunjungi Dayah Darul Muta’allimin yang dipimpin Tgk. Darwansyah di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (4/7/2026).
Kedatangan Muchsin disambut langsung oleh pimpinan dayah, pengurus, serta para santri.
Dalam kunjungan tersebut, Muchsin menyerahkan sejumlah perlengkapan penunjang kegiatan santri, di antaranya Al-Qur’an, sarung, sajadah, dan perlengkapan ibadah lainnya.
Selain menyerahkan bantuan, kunjungan juga diisi dengan dialog dan silaturahmi bersama pimpinan serta pengurus Dayah Darul Muta’allimin. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mendengar langsung perkembangan, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi lembaga pendidikan dayah.
Muchsin mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah untuk memastikan keberadaan pemerintah benar-benar dirasakan oleh lembaga pendidikan Islam di berbagai wilayah.
“Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah terus berkomitmen hadir dan memberikan dukungan nyata kepada dayah. Silaturahmi ini untuk memastikan program pembinaan berjalan dan kebutuhan dayah bisa kita dengar langsung,” ujar Muchsin.
Tak Hanya Bantuan, Pemerintah Bangun Komunikasi
Menurut Muchsin, perhatian pemerintah terhadap dayah tidak semata-mata diwujudkan melalui pemberian bantuan sarana dan perlengkapan. Komunikasi yang intensif dengan pimpinan dayah juga diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi pendidikan dayah di lapangan.
Dengan komunikasi tersebut, berbagai kebijakan dan program pembinaan diharapkan dapat disusun secara lebih tepat sasaran serta menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga.
“Silaturahmi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang lebih dekat antara pemerintah dan dayah. Dengan mendengar langsung aspirasi dari pimpinan dan pengurus, kita dapat memahami kebutuhan yang sebenarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dayah merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Aceh.
Dayah tidak hanya berperan dalam memberikan pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta daerah.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, Dinas Pendidikan Dayah Aceh terus berupaya mempererat hubungan dengan lembaga-lembaga dayah sekaligus memastikan program pembinaan dan dukungan pemerintah dapat berjalan secara efektif.
Bagi Pemerintah Aceh, penguatan pendidikan dayah diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pembangunan Aceh di masa mendatang.***
Tinggalkan Balasan