Krusial.com – Upaya memperkuat hubungan antara pemerintah dan lembaga pendidikan dayah terus dilakukan Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Salah satunya melalui kunjungan silaturahmi ke Dayah Rahmatul Huda di Gampong Pante, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muchsin, S.Pd.I., M.Pd.I., Jumat (3/7/2026).

Kedatangan Muchsin disambut langsung pimpinan Dayah Rahmatul Huda, Tgk. Irwansyah, bersama para dewan guru dan santri.

Dalam kunjungan tersebut, Muchsin turut menyerahkan sejumlah bantuan perlengkapan penunjang kegiatan santri, di antaranya kitab, sarung, serta perlengkapan ibadah lainnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar dan kegiatan keagamaan para santri di Dayah Rahmatul Huda.

Pemerintah Ingin Mendengar Langsung Aspirasi Dayah

Muchsin mengatakan, silaturahmi dengan pimpinan dan pengelola dayah menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memahami kondisi pendidikan dayah secara langsung.

Menurutnya, komunikasi antara pemerintah dan lembaga dayah diperlukan agar berbagai program pembangunan pendidikan dayah dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Silaturahmi seperti ini menjadi sangat penting agar pemerintah dapat mendengar langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, dan harapan dari para ulama serta pengelola dayah. Dengan komunikasi yang baik, berbagai program pembangunan pendidikan dayah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Muchsin.

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah terus memberikan perhatian terhadap pengembangan lembaga pendidikan dayah, baik melalui pembinaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun pengembangan sarana dan prasarana.

Menurutnya, keberadaan dayah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga berkarakter dan berakhlak.

Apresiasi Dedikasi Pimpinan dan Guru Dayah

Dalam kesempatan tersebut, Muchsin juga menyampaikan apresiasi kepada Tgk. Irwansyah beserta seluruh tenaga pendidik Dayah Rahmatul Huda yang selama ini terus menjalankan proses pendidikan dan pembinaan para santri.

Ia berharap dedikasi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga dayah mampu melahirkan generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap agama, bangsa dan daerah.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Dayah Rahmatul Huda dan seluruh santri yang sedang menuntut ilmu. Kami berharap para santri dapat belajar dengan lebih nyaman sehingga semakin bersemangat dalam menimba ilmu agama,” imbuhnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah untuk melihat lebih dekat kondisi lembaga pendidikan dayah serta membangun komunikasi yang lebih erat dengan para ulama, guru dan santri.

Bagi Dinas Pendidikan Dayah Aceh, silaturahmi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan dayah di Aceh.***