Krusial.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mulai menyiapkan sentra oleh-oleh dan souvenir khas daerah sebagai upaya membuka akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pusat penjualan produk lokal itu direncanakan dibangun di sisi Masjid Agung Baitul Makmur, Kecamatan Johan Pahlawan, yang berada di jalur strategis lintas nasional.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan klasik yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, yakni keterbatasan akses pemasaran. Dengan adanya gerai permanen, produk-produk unggulan Aceh Barat diharapkan lebih mudah dikenal dan dibeli wisatawan maupun pengguna jalan yang melintas.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, mengatakan pemerintah akan menyediakan ruang pemasaran, sementara masyarakat dan pelaku UMKM didorong terus mengembangkan produk-produk unggulan khas daerah.
“Selama ini potensi produk lokal sebenarnya sudah ada, tetapi pasarnya masih terbatas. Pemerintah akan menyiapkan tempat pemasarannya, sedangkan masyarakat menyiapkan produk terbaik yang akan dijual di sana,” kata Tarmizi saat meninjau lokasi pembangunan, Kamis (6/8/2026).
Ia menyebut sejumlah produk lokal yang telah berkembang, di antaranya kerajinan berbahan eceng gondok, kain kasab, hingga aneka olahan hasil perikanan seperti makanan berbahan ikan lumi-lumi. Seluruh produk tersebut nantinya dipusatkan dalam satu kawasan sehingga memudahkan wisatawan mendapatkan oleh-oleh khas Aceh Barat di satu lokasi.
Menurut Tarmizi, pemilihan lokasi di samping Masjid Agung Baitul Makmur bukan tanpa alasan. Selain berada di jalur utama yang ramai dilalui kendaraan, kawasan tersebut juga memiliki daya tarik wisata religi sehingga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus mendongkrak penjualan produk UMKM.
“Kami ingin setiap orang yang melintas di Aceh Barat memiliki alasan untuk singgah. Mereka bisa berkunjung ke Masjid Agung sekaligus membeli oleh-oleh khas daerah. Dengan begitu, sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara bersamaan,” ujarnya. ***
Tinggalkan Balasan