Krusial.com – Upaya pemulihan sektor perikanan pascabencana di Aceh Barat mulai dipercepat. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menerima bantuan satu unit excavator dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang akan difokuskan untuk merehabilitasi tambak nelayan dan mengatasi pendangkalan muara.
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mengatakan alat berat tersebut akan langsung dioperasikan untuk membantu masyarakat, terutama kelompok nelayan yang terdampak bencana alam pada akhir 2025.
“Excavator ini akan kita gunakan untuk kepentingan masyarakat Aceh Barat, khususnya para nelayan. Prioritasnya rehabilitasi tambak, mengatasi pendangkalan muara, serta mendukung kebutuhan sektor perikanan lainnya,” kata Tarmizi usai menerima bantuan dari KKP, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, sehari setelah diterima, excavator tersebut dijadwalkan mulai bekerja melakukan rehabilitasi tambak milik kelompok nelayan di Desa Pasi Pinang yang tertimbun material akibat bencana.
Selain mendukung pemulihan tambak, keberadaan excavator juga akan dimanfaatkan untuk mempersiapkan pembangunan kampung nelayan di Aceh Barat. Saat ini pemerintah daerah masih menyelesaikan dokumen dan menyiapkan lahan untuk program tersebut.
“Aceh Barat memperoleh kuota pembangunan empat kampung nelayan. Namun hingga kini baru kawasan Padang Seurahet yang dinyatakan siap, sementara satu lokasi lainnya masih dipertimbangkan antara Suak Seumaseh dan Bubon,” ujarnya. ***
Tinggalkan Balasan