Krusial.com – Harapan baru mulai menghampiri T. M. Yusuf (7), putra seorang wartawan asal Kabupaten Aceh Selatan yang selama ini berjuang menghadapi kelainan pertumbuhan gigi. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan intensif di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUD ZA) Banda Aceh dan RS Bunda Thamrin, tim dokter akhirnya menemukan langkah penanganan terbaik untuk membantu Yusuf mendapatkan fungsi gigi yang optimal sekaligus mengembalikan kepercayaan dirinya.

Perjalanan pengobatan Yusuf mendapat perhatian khusus dari Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadliansyah, S.I.K. Sejak mengetahui kondisi yang dialami Yusuf, Kapolres turut mendampingi dan memfasilitasi proses pemeriksaan medis hingga anak tersebut memperoleh penanganan dari dokter spesialis.

Yusuf diketahui mengalami gangguan pertumbuhan gigi permanen. Dalam dunia medis, kondisi tidak terbentuk atau tidak tumbuhnya sebagian gigi permanen akibat gangguan perkembangan dikenal sebagai hipodontia (hypodontia), sedangkan anodontia merupakan kondisi yang lebih jarang, yaitu tidak terbentuknya seluruh gigi. Untuk memastikan diagnosis dan menentukan terapi yang tepat, Yusuf harus menjalani pemeriksaan secara menyeluruh.

Selama tiga hari, Yusuf menjalani pemeriksaan bertahap di bawah penanganan tim medis Dentist 3 Dental Specialist Care yang dipimpin drg. Taufiqi Hidayatullah, Sp.KGA, Spesialis Kedokteran Gigi Anak, bersama drg. Aya Amida, Sp.KG, Spesialis Konservasi Gigi.

Tim dokter melakukan evaluasi terhadap struktur rahang, kondisi jaringan gusi, posisi pertumbuhan gigi, serta keberadaan bakal gigi yang masih berpotensi berkembang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter memutuskan melakukan penanganan awal terhadap bakal gigi Yusuf yang masih memiliki peluang tumbuh, sekaligus mengevaluasi kondisi gigi taring yang tumbuh pada posisi gigi seri.

Selain itu, tim medis juga melakukan pengukuran rahang dan pemeriksaan jaringan gusi sebagai persiapan pembuatan gigi tiruan (prostesis gigi). Langkah ini bertujuan membantu fungsi mengunyah, memperbaiki kemampuan berbicara, serta mendukung pertumbuhan rongga mulut Yusuf hingga usianya memungkinkan menjalani tindakan medis lanjutan.

Saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026), Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadliansyah mengatakan seluruh proses pemeriksaan berjalan dengan baik.

Menurutnya, selama tiga hari Yusuf menjalani pemeriksaan secara intensif hingga tim dokter memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi yang dialaminya dan menyusun tahapan penanganan selanjutnya.

«”Ananda Yusuf terlihat kuat dan sangat bersemangat. Alhamdulillah rangkaian tindakan awal telah selesai. Hari ini kami kembali menuju Aceh Selatan. Untuk penanganan lanjutan kemungkinan akan dilanjutkan minggu depan,” ujar AKBP T. Ricki.»

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar proses pengobatan Yusuf berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik.

«”Mohon doa rekan-rekan semua untuk kesembuhan dan keberhasilan penanganan terhadap Ananda Yusuf,” tambahnya.»

Sementara itu, ayah Yusuf, Rian, mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Kapolres Aceh Selatan kepada keluarganya.

Ia mengatakan, setelah cukup lama berupaya mencari solusi atas kondisi kesehatan putranya, kini keluarga mulai melihat secercah harapan.

«”Terima kasih Pak Kapolres. Semoga perhatian dan kebaikan terhadap keluarga kami menjadi amal jariyah bagi Bapak dan keluarga. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda untuk Pak Teuku Ricki beserta keluarga dan seluruh jajaran Polres Aceh Selatan,” ujar Rian penuh haru.»

Perjuangan Yusuf menjadi potret bahwa kepedulian dan nilai kemanusiaan mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Dukungan yang diberikan Kapolres Aceh Selatan menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.