Krusial.com — Karateka Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Aceh berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perak pada ajang Kejuaraan Nasional Piala Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) IV.
Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di GOR C-Tra Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, pada 9 hingga 12 Mei 2026.
Ajang bergengsi itu diikuti karateka dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi salah satu tolok ukur pembinaan atlet karate nasional.
Ketua Pengprov FORKI Aceh, Sulaiman, mengatakan medali emas berhasil diraih Geubrina Najwa Andini pada nomor kata perorangan putri.
Sementara itu, medali perak diraih Teguh Setya Yudha dari nomor kumite putra.
“Alhamdulillah, atlet FORKI Aceh berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perak pada Kejurnas PB FORKI IV di Bandung. Ini menjadi kebanggaan bagi Aceh,” ujar Sulaiman, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, raihan tersebut menjadi pencapaian penting bagi FORKI Aceh setelah penantian panjang sejak era kepemimpinan Bambang Maulidin puluhan tahun lalu.
Meski demikian, ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri karena tantangan ke depan dinilai semakin berat.
“Prestasi ini patut disyukuri, namun para atlet jangan jumawa karena tantangan ke depan semakin berat. Masih ada agenda besar seperti Pra PON dan PON NTT-NTB yang harus dipersiapkan dengan matang,” katanya.
Ia berharap para atlet terus meningkatkan latihan, menjaga disiplin, serta mempersiapkan mental dan fisik dalam menghadapi kompetisi yang lebih kompetitif di masa mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov FORKI Aceh, Hendra Darmawan, mengatakan rangkaian Kejurnas Karate PB FORKI juga diawali Seminar dan Akreditasi Pelatih yang berlangsung pada 8 Mei 2026 di Hotel Sutan Raja Soreang.
Kegiatan tersebut menghadirkan mentor dari Asian Karate Federation Referee Council, Michael Huang.
Seminar berlangsung sehari penuh dengan pendalaman materi bagi para pelatih karate dari seluruh Indonesia, khususnya yang mendampingi atlet pada Kejurnas tersebut.
Dalam pembukaan seminar, Ketua Dewan Wasit PB FORKI, Arif Nugraha, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan seluruh Pengprov FORKI di Indonesia agar pelatih memahami perkembangan dan pembaruan aturan karate internasional.
Dengan adanya seminar dan akreditasi tersebut, para pelatih diharapkan semakin memahami regulasi terbaru sehingga kualitas pembinaan atlet di daerah dapat terus meningkat.***
Tinggalkan Balasan