Krusial.com — Gagasan transformasi nilai Alam Peudeueng yang digaungkan kepada generasi milenial Aceh mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan, Ir Irwansyah ST.
Irwansyah menilai ajakan tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong generasi muda keluar dari romantisme sejarah menuju aksi nyata yang berdampak bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Alam Peudeueng tidak boleh berhenti sebagai simbol budaya semata, tetapi harus ditransformasikan menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan masa kini.
“Alam Peudeueng harus kita maknai sebagai spirit perubahan. Ini bukan sekadar simbol masa lalu, tetapi energi untuk membangun masa depan Aceh yang lebih mandiri dan berdaya saing,” ujar Irwansyah menanggapi pemberitaan Media Indonesia terkait ajakan transformasi tersebut.
Ia mengatakan, generasi muda Aceh memiliki peran strategis dalam menjembatani nilai-nilai kearifan lokal dengan tuntutan globalisasi. Karena itu, penguatan literasi, inovasi, dan kemampuan adaptasi dinilai menjadi hal yang sangat penting.
Irwansyah menegaskan, pemuda tidak cukup hanya mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya.
“Pemuda Aceh harus menjadi pelaku utama pembangunan. Kita butuh generasi yang tidak hanya bangga dengan identitasnya, tetapi juga mampu menciptakan perubahan melalui karya dan inovasi,” katanya kepada Krusial.com, Selasa (5/5/2026).
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga komunitas pemuda untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan transformasi tersebut.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar gagasan besar tentang transformasi nilai Alam Peudeueng tidak berhenti sebatas wacana.
“Kolaborasi adalah kunci. Jika semua pihak bergerak bersama, maka transformasi nilai Alam Peudeueng akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.***
Tinggalkan Balasan