Krusial.com — Meski telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp5,5 miliar untuk proyek air bersih pada tahun anggaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Selatan hingga awal Mei 2026 belum menayangkan satu pun paket tender di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) per 3 Mei 2026, terdapat sejumlah paket kegiatan yang bersumber dari APBD dan tersebar di beberapa kecamatan di Aceh Selatan.
Paket dengan nilai terbesar adalah kegiatan uprating Instalasi Pengolahan Air (IPA), pembangunan IPA baru, penambahan sumur dalam terlindungi, serta broncaptering yang dilengkapi jaringan transmisi, distribusi, dan sambungan rumah di Gampong Sawang Indah, Kecamatan Labuhan Haji Timur, dengan pagu anggaran sebesar Rp2.362.000.002.
Selain itu, terdapat kegiatan revitalisasi SPAM jaringan air bersih di Gampong Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan, dengan pagu anggaran Rp1.455.000.000. Paket lainnya adalah pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR) di Gampong Suak Lokan, Kecamatan Labuhan Haji Barat, dengan total pagu Rp1.750.000.000.
Jika dijumlahkan, tiga paket kegiatan tersebut mencapai Rp5.567.000.002. Seluruh paket itu tercatat menggunakan metode pemilihan penyedia melalui tender.
Namun, berdasarkan penelusuran pada laman LPSE Aceh Selatan di alamat https://spse.inaproc.id/acehselatankab, hingga awal Mei 2026 belum terdapat paket pengadaan tahun 2026 yang ditayangkan dalam sistem tender.
Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi yang lebih tajam dan khas gaya media online, atau versi yang lebih singkat untuk langsung publish.***
source: mediananggroe
Tinggalkan Balasan