Labuhanhaji Barat – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, secara resmi membuka kegiatan Kenduri Raya Tanam Serentak di Kecamatan Labuhanhaji Barat, Minggu (3/5/2026). Agenda ini menjadi penanda dimulainya musim tanam tahun 2026 sekaligus upaya memperkuat sinergi petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Mirwan menegaskan bahwa tradisi Kenduri Raya bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud kearifan lokal yang sarat akan makna syukur dan harapan terhadap hasil panen yang melimpah.
“Melalui Kenduri Raya ini, kita memanjatkan doa agar musim tanam tahun ini membawa berkah dan hasil yang maksimal bagi para petani di Aceh Selatan,” ujar Mirwan di hadapan ratusan masyarakat dan tamu undangan.
Sektor Pertanian sebagai Tulang Punggung Ekonomi
Menurut Mirwan, sektor pertanian tetap menjadi pilar utama perekonomian daerah. Oleh karena itu, langkah tanam serentak dinilai strategis untuk mendukung swasembada pangan, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.
Meski demikian, Bupati juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti fluktuasi harga pupuk, keterbatasan sarana irigasi, hingga kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) yang memadai.
“Pemerintah berkomitmen untuk tidak membiarkan petani berjalan sendiri. Kami terus berupaya memberikan pendampingan melalui penyuluh serta memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, mulai dari ketersediaan air hingga ketersediaan pupuk selama masa tanam,” tegasnya.
Instruksi Pemantauan Lapangan
Menyikapi tantangan tersebut, Bupati menginstruksikan jajaran Dinas Pertanian dan instansi teknis terkait untuk aktif memantau kondisi lapangan secara rutin. Fokus utama diarahkan pada kelancaran distribusi pupuk dan optimalisasi saluran irigasi agar tidak menghambat produktivitas petani.
Mirwan meyakini, melalui semangat gotong royong dan dukungan penuh dari pemerintah, Kecamatan Labuhanhaji Barat dapat berkembang menjadi salah satu lumbung pangan unggulan di Aceh Selatan.
Kehadiran Tokoh dan Stakeholder
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, Anggota DPRK Zalfazli, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, perwakilan Dinas PUPR, Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, serta pejabat dari Badan Pendapatan dan Aset Daerah.
Hadir pula unsur Forkopimcam Labuhanhaji Barat, tokoh masyarakat, alim ulama, Imum Mukim, Keuchik, Keujruen Blang, serta ratusan petani setempat yang antusias mengikuti prosesi tanam serentak. Kegiatan ditutup dengan pembukaan resmi secara simbolis oleh Bupati seraya berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan membawa kesejahteraan bagi masyarakat tani.***
Tinggalkan Balasan