Krusial.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim di kantor PWI setempat, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara insan pers, pemerintah daerah, dan berbagai mitra kerja di wilayah itu.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 15 anak yatim menerima santunan berupa bantuan uang tunai dan beras. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh Barat, Dedi Mulianda, yang mewakili Bupati Aceh Barat, mengapresiasi kegiatan sosial yang digagas oleh PWI Aceh Barat tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang berbagi di bulan suci Ramadhan, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers.
“Teman-teman media merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat,” ujar Dedi.
Sementara itu, Ketua PWI Aceh Barat Sa’dul Bahri mengatakan kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan Ramadhan oleh PWI Aceh Barat.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi kebahagiaan dengan anak yatim, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antara wartawan, pemerintah daerah, serta berbagai mitra kerja yang selama ini mendukung kegiatan organisasi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi keberkahan dengan anak yatim sekaligus memperkuat silaturahmi antara anggota PWI Aceh Barat, mitra kerja, dan para jurnalis di daerah ini,” kata Sa’dul Bahri.
Selain itu, momentum Ramadhan juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen insan pers dalam menjaga profesionalisme serta menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam menjalankan tugas sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, mitra kerja PWI, serta para jurnalis dari berbagai organisasi pers di daerah itu. ***
Tinggalkan Balasan