Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana sebagai upaya percepatan pemulihan hunian. Bantuan stimulan ini diberikan kepada ratusan keluarga yang telah lolos proses verifikasi ketat.

Krusial.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana dalam sebuah kegiatan yang digelar di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Jumat (13/2/2026). Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat pascabencana, khususnya dalam pemulihan hunian yang terdampak banjir.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, dalam sambutannya menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia menyebut rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat kehidupan keluarga sehingga pemulihan tempat tinggal menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Baital menjelaskan, pada tahap awal terdapat lebih dari 800 kepala keluarga yang diusulkan sebagai calon penerima bantuan. Namun, usulan tersebut tidak serta-merta ditetapkan, melainkan harus melalui proses administrasi dan teknis yang ketat, mulai dari finalisasi data oleh tim teknis daerah hingga verifikasi dan validasi lapangan oleh tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Berdasarkan verifikasi faktual, ditetapkan sebanyak 287 penerima bantuan yang dinilai memenuhi kriteria.

“Bantuan stimulan ini diberikan kepada warga dengan kategori rumah rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat. Perbedaan antara jumlah usulan awal dan penerima akhir menunjukkan bahwa pemerintah bekerja secara selektif agar bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun teknis,” ujar Baital.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 287 penerima yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Trumon, Trumon Timur, Trumon Tengah, Kota Bahagia, Bakongan, Kluet Selatan, dan Kluet Tengah. Penetapan penerima diprioritaskan bagi warga yang terdampak langsung bencana banjir sesuai hasil verifikasi dan validasi lapangan. Dari total penerima, tercatat 279 orang hadir langsung dalam kegiatan penyerahan bantuan.

Plt Bupati berharap agar bantuan digunakan sepenuhnya untuk memperbaiki kerusakan rumah hingga kembali layak huni. Ia juga mengajak masyarakat menguatkan semangat gotong royong dalam proses perbaikan, mengingat bantuan yang diberikan bersifat stimulan. Selain itu, warga diminta mematuhi petunjuk teknis dari petugas agar proses pertanggungjawaban berjalan lancar.

Baital menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk terus memberikan pelayanan maksimal dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana. Ia menyampaikan apresiasi kepada BNPB dan seluruh pihak yang telah bekerja keras melakukan pendataan dan validasi di lapangan. Penyerahan bantuan berlangsung lancar dan dilakukan langsung oleh Plt Bupati yang didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).***