Krusial.com — Herli Farizal resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Cipta Mandiri (UNCM) periode 2026-2027.
Bersama Wakil Presiden Mahasiswa Arli Irdawan dan Sekjen Dwitipa Apri Ulidan, Herli akan memimpin jajaran Kabinet Meusyeuhu yang membawa misi revolusi bagi organisasi mahasiswa (ormawa) dan berkomitmen menjadikan UNCM sebagai episentrum pencetak guru profesional di wilayah Barat Selatan Aceh.
Dalam pidato pelantikannya yang sarat akan semangat pergerakan, Herli Farizal menegaskan bahwa Kabinet Meusyeuhu akan menjadi garda terdepan dalam mengawal isu-isu krusial, terutama kebijakan pemerintah di sektor pendidikan dan hak-hak guru.
“Pendidikan adalah fondasi peradaban. Kami mengingatkan kepada seluruh pengampu kebijakan di Aceh Barat agar tidak bermain-main dengan isu pendidikan. Kami akan menjadi bayang-bayang yang mengawal setiap kebijakan agar tetap berpihak pada rakyat,” tegas Herli Farizal di depan para tamu undangan.
Rektor UNCM: BEM Harus Jadi Agen Perubahan Rektor UNCM, Bapak Dr. Drs. Musdiani, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan pesan penting bahwa BEM periode ini harus mampu menjalankan peran sebagai Agent of Change (agen perubahan).
Beliau berharap pengurus baru dapat menjaga nama baik almamater sembari tetap kritis dan inovatif dalam memajukan kampus. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk membimbing agar gerakan mahasiswa tetap berada pada jalur yang benar dalam mengawal isu daerah.
Sorotan Terhadap Fasilitas Kampus dan CSR Perusahaan
Dalam orasinya, Herli juga menyoroti peran PT Mifa Bersaudara sebagai tetangga terdekat kampus. Ia mengajak pihak perusahaan untuk menunjukkan kepedulian nyata melalui peningkatan fasilitas pendidikan di UNCM, seperti penyediaan Pendingin Ruangan dan Proyektor di ruang-ruang kelas guna menunjang kenyamanan serta mutu belajar mengajar.
Apresiasi Panitia dan Dukungan Sponsor
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya pelantikan ini.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor yang telah mendukung penuh agenda ini, serta kepada Bapak Rektor atas arahan dan dukungannya. Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi Kabinet Meusyeuhu untuk mulai bekerja,” ujarnya.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Aceh Barat, tamu undangan VIP, para pengurus ormawa internal dan eksternal, serta insan pers yang turut mengawal jalannya prosesi pelantikan hingga selesai.***
Tinggalkan Balasan