Krusial.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Gedung Tapaktuan Sport Center (TSC) pada Senin (5/1/2026), menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan pekerjaan pembangunan lanjutan tahap I yang belum tuntas meski anggarannya telah dicairkan 100 persen.
Ketua Komisi I DPRK Aceh Selatan, Firauza Heldin, mengatakan peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran aspirasi yang disampaikan warga. Berdasarkan hasil kunjungan, pihaknya menemukan sejumlah bagian pekerjaan yang belum rampung.
“Setelah kami turun dan melakukan peninjauan langsung ke lokasi, memang ada kegiatan yang belum selesai dilaksanakan, seperti pemasangan karpet lantai, tiang lapangan voli, dan futsal,” ujar Firauza Heldin.
Ia menegaskan, sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah, DPRK berkewajiban memastikan setiap proyek yang menggunakan anggaran publik berjalan sesuai ketentuan dan perundang-undangan.
“Salah satu fungsi DPRK adalah pengawasan. Maka untuk memastikan informasi tersebut, kami turun langsung melihatnya di lapangan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Firauza menyampaikan bahwa Komisi IV DPRK Aceh Selatan akan segera memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) guna meminta penjelasan resmi terkait progres pembangunan tahap I Gedung TSC tersebut.
“Jika tidak ada halangan, besok pagi DPRK Aceh Selatan akan memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga untuk dimintai keterangan terkait proyek pembangunan Gedung TSC,” kata Firauza.
Selain Komisi I, peninjauan ke lokasi proyek juga diikuti oleh Ketua Komisi IV Dailami, anggota Komisi III Mauridi, serta anggota Komisi I Mistan. Para legislator itu menilai pentingnya transparansi terkait penggunaan dana publik serta kesesuaian progres pekerjaan dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang telah disampaikan.
Peninjauan DPRK ini menjadi tindak lanjut dari laporan masyarakat yang menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara realisasi fisik dan keuangan proyek lanjutan tahap I Gedung Tapaktuan Sport Center, yang disebut-sebut telah dibayar penuh meski belum selesai dikerjakan.***
Tinggalkan Balasan