Krusial.com — Banjir kembali menerjang Kabupaten Aceh Selatan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (28/11/2025) dini hari. Desa Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, menjadi salah satu kawasan yang terdampak paling parah.

Luapan Sungai Soraya Gelombang di Kota Subulussalam tidak mampu menampung debit air, sementara intensitas hujan masih tinggi hingga sore hari.

Akibatnya, puluhan rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi. Sejumlah akses jalan juga mulai terputus, membuat sebagian penduduk terisolasi dan membutuhkan bantuan evakuasi segera.

Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Aceh Selatan, aparatur desa, dan masyarakat setempat langsung melakukan penyelamatan. Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet, kendaraan taktis, serta alat bantu seadanya karena arus air semakin kuat.

Kelompok rentan seperti lansia, balita, anak-anak, dan ibu hamil menjadi prioritas utama. Warga yang berhasil dievakuasi kemudian diarahkan menuju titik aman serta posko pengungsian sementara yang telah dipersiapkan pemerintah.

Babinsa Desa Seuneubok Pusaka dari Koramil 09/Trumon Tengah Kodim 0107/Aceh Selatan, Serda Safwandi, mengatakan bahwa koordinasi di lapangan terus diperkuat untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal.

“Kami bersama tim gabungan terus mengevakuasi warga dan memastikan tidak ada yang terjebak di dalam rumah. Debit air masih naik akibat kiriman dari Sungai Soraya. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun tetap waspada serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menjelaskan bahwa status darurat telah ditetapkan sejak malam sebelumnya sehingga seluruh personel gabungan bersiaga penuh.

“Air dari Sungai Soraya terus bertambah. Ini berarti limpahan air berpotensi mengalir ke beberapa wilayah Aceh Selatan, terutama Kecamatan Trumon Timur, Trumon Tengah, dan Trumon,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan posko utama penanganan bencana. “Posko bencana telah kami siapkan di Kompi Brimob C Pelopor Trumon Timur sebagai pusat koordinasi, tempat penampungan sementara, dan lokasi distribusi logistik,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Tim gabungan terus melakukan penyisiran, pendataan warga terdampak, serta pemantauan kondisi sungai dan infrastruktur.***