Krusial.com — PT. Laguna Tambang Jaya, perusahaan tambang bijih besi yang beroperasi di Aceh Barat Daya (Abdya), kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, perusahaan ini diduga melibatkan sejumlah orang dekat Bupati Abdya dalam struktur kepengurusan mereka.

Dua Tenaga Ahli Bupati Abdya, Hamdani JB dan Zulfan, dilaporkan menjabat sebagai direktur di perusahaan tersebut. Mantan anggota DPRK Abdya, Anton Sumarno, juga duduk sebagai Direktur Utama. Lebih mengejutkan, adik kandung Bupati Abdya, Sahlan Sabri, disebut-sebut memiliki saham di perusahaan tersebut.

Keterlibatan orang-orang dekat bupati ini menuai kritik dari Sekretaris SaKA, Erisman. Ia menilai bahwa kehadiran PT. Laguna Tambang Jaya sangat tidak tepat, terlebih masyarakat Abdya saat ini sedang menolak kehadiran perusahaan tambang. “Kita sangat menyayangkan kehadiran PT. Laguna di tengah kita sedang memperjuangkan aspirasi rakyat untuk menolak tambang yang ada di Abdya,” ungkap Erisman.

Erisman juga menilai bahwa keterlibatan orang-orang dekat bupati dalam perusahaan tambang ini hanya untuk mementingkan kelompok tertentu dan sangat tidak adil. “Ini jelas sekali hanya untuk mementingkan kelompok tertentu dan sangat tidak fair,” pungkasnya. (Abdul Rani)